Usai Tutup Latpra Ops, Kapolda Sulteng Pastikan Siap Amankan Pemilu 2024

-News-
oleh

Kapolda Sulteng saat memberikan keterangan pers. (Foto: Prasta)

Palu Nesia – (Sulteng) Irjen Polisi Agus Nugroho menutup rangkaian Latihan Pra (Latpra Ops) Mantap Brata Tinombala 2023/ yang dimulai pada Jumat (6/10/2023) yang dirangkaikan latiha Gladi Posko, Gladi Technical Digital Game (TDG) dan Gladi Lapangan dalam rangka Manajemen Teknis dan Taktis Sistim Pengamanan Kota (Sispam Kota), Kamis (12/10/2023).

Kurang lebih 720 personil gabungan Polda Sulteng, Polresta Palu, TNI dan stakeholder terkait mengikuti Manajemen Teknis dan Taktis Sisipam Kota yang di Gelar di Mako Batalyon A Satbrimob Polda Sulteng di Biromaru Sigi.

“Polri dalam memiliki yang sangat strategis karena Polri di dalam melaksanakan tugas pokok fungsinya yang langsung bersentuhan dengan objek pengamanan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama proses pelaksanaan tahapan Pemilu 2024” kata Kapolda Sulteng saat menutup rangkaian Latpra Ops Mantap Brata Tinombala 2023/2024.

Baca Juga:  Cegah Paham Menyimpang, Satgas Madago Raya Edukasi Siswa MTs 3 di Poso

Situasi dan Kondisi Kamtibmas yang Kondusif merupakan syarat utama dalam menyelenggarakan pemilu 2024, ucap Irjen Pol. Agus Nugroho.

Masih kata Kapolda Sulteng, Kita dapat memprediksi bahwa, apabila dalam penyelenggaraan pemilu 2024 tidak berjalan dengan lancar maka dapat berdampak pada terhambatnya kegiatan pemerintahan yang berpengaruh kepada seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Apabila dampak tersebut berupa konflik sosial maka tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan disintegrasi bangsa. Oleh karena itu, mengamankan penyelenggaraan pemilu tahun 2024 merupakan tanggung jawab kita bersama, yaitu TNI dan Polri serta stakeholder lainnya, tegas Agus Nugroho.

Baca Juga:  Disersi Dominasi PTDH Personel Polda Sulteng Tahun 2024, Lima Diantaranya Kasus Bahugel

Kapolda Sulteng juga menyebut, berbagai potensi kerawanan tersebut, dapat terjadi pada setiap tahapan pemilu yang berupa pelanggaran tindak pidana pemilu, termasuk tindak pidana umum, sehingga hal tersebut harus kita kelola dan tangani secara prediktif, dan transparan serta akuntabel melalui kerja sama yang harmonis serta selaras sesuai tujuan yang ingin kita capai bersama.

Kegiatan latihan praops mantap brata tinombala 2023/2024 yang telah kita laksanakan bersama ini merupakan salah satu upaya  penting untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel Polda Sulawesi Tengah dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta kesiapan dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi kedepan, ujarnya.

Baca Juga:   Ajak Siswa Cinta Tanah Air, Satgas Madago Raya Gelar Upacara di Poso Pesisir Selatan

Melalui latihan ini, seluruh personel yang terlibat pengamanan diharapkan mengerti apa yang menjadi tugasnya dan mampu berkoordinasi antar fungsi dan satker serta dapat memahami cara bertindak pada saat menerima informasi ataupun arahan dari para pimpinan yang berada di lapangan, pungkas Kapolda Sulteng.

Sebelum penutupan pelaksanaan Latihan Pra Operasi Mantap Brata Tinombala 2023/2024, Acara yang juga dihadiri Danrem 132 Tadulako dan seluruh unsur forkopimda Sulteng, Ketua KPU, Ketua Bawaslu Sulteng, Kepala BNN, Wakapolda Sulteng, Pejabat Utama Polda Sulteng dan tamu undangan lainnya, terlebih dahulu dipertontonkan berbagai simulasi pengamanan tahapan Pemilu melalui beberapa skenario mulai tahap kampanye, masa tenang, tahap pendistribusian , , dan tahap hasil Pemilu.

banner

Komentar