Rohaniawan Kamtibmas Sosialisasikan Toleransi dan Pencegahan Radikalisme di Rapat Kerja GSJA

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah, Pdt. Aiptu Halput Tarusu, S.Th., selaku rohaniawan kepolisian, aktif menjalin komunikasi dengan tokoh agama.

Kegiatan ini berlangsung, pada Senin (16/9/), melaksanakan tatap muka dengan para Pendeta dan hamba Tuhan Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) dalam rapat kerja wilayah III GSJA di GSJA Kelurahan Ranononcu, Kecamatan Poso Selatan, Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Kolaborasi Polri dan Tokoh Masyarakat Tangkal Radikalisme di Parigi

Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Halput Tarusu memberikan sosialisasi terkait tugas rohaniawan dalam Operasi Madago Raya, yang salah satunya adalah mencegah radikalisme dan .

Pdt. Aiptu Halput Tarusu mengajak para tokoh agama untuk terus menjalin kerjasama yang baik dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas) di wilayah Poso.

“Kami mengajak para tokoh agama untuk selalu melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat jika ada gangguan kamtibmas di wilayahnya masing-masing,” ujar Pdt. Halput Tarusu.

Baca Juga:  Satgas III Preventif Madago Raya Intensif Sambangi Warga di Wilayah Operasi Poso

“Mari kita bersama-sama menjaga kerukunan dan antar demi mewujudkan Poso yang aman dan damai,” tambahnya.

Selain itu, Pdt. Halput Tarusu juga memberikan untuk dibagikan kepada jemaat sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan.

Kegiatan ini mendapat dari para tokoh agama yang hadir. Mereka sepakat untuk terus bekerja sama dengan Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif, serta berkomitmen untuk menjaga persatuan di tengah masyarakat Poso yang beragam.

Baca Juga:  Hari Ini, Seluruh Capres dan Cawapres Diundang KPK

Rapat kerja wilayah III GSJA ini menjadi wadah yang baik untuk mempererat silaturahmi antara pihak kepolisian dengan tokoh agama.

Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, antara kedua pihak dapat terus ditingkatkan demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

banner

Komentar