Kurang dari Satu Jam, Pelaku Penganiayaan Mahasiswi Koas di Palu Ditangkap Polisi

Palu Nesia – Unit Jatanras Polresta Palu berhasil menangkap pelaku penganiayaan dan pengancaman terhadap seorang mahasiswi di Kota Palu dalam waktu kurang dari satu jam setelah laporan diterima.

Konferensi pers terkait penangkapan ini digelar hari ini di Polresta Palu, dipimpin oleh Ipda Jodaenis R. Mahardika, Kasubnit 1 Unit Jatanras Polresta Palu, bersama dengan Ipda Dwi Wahyu Sagita Ramadhan, Kepala Unit Jatanras Polresta Palu, dan Aiptu I Kadek Aruna, PS. Kasubsi PIDM Polresta Palu, Selasa (3/9/).

Baca Juga:  Jaga Kondusifitas, Satgas Madago Raya Kunjungi Tokoh Agama dan Pemuda di Poso

Kasubnit 1 Unit Jatanras Polresta Palu, Ipda Jodaenis R. Mahardika mengatakan, kejadian penganiayaan dan pengancaman tersebut terjadi pada Senin, 2 September 2024, di Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan . Berdasarkan laporan polisi yang diterima, Unit Jatanras bergerak cepat dan berhasil menangkap berinisial UA (17), yang masih berstatus anak di bawah umur, di rumahnya.

UA diduga melakukan penganiayaan terhadap dengan menggunakan sebilah parang serta mengancam korban. Dalam aksinya, pelaku sempat mengaku sebagai seorang dokter spesialis saraf di salah satu di Kota Palu untuk memanipulasi korban.

Baca Juga:  Usai Tutup Latpra Ops, Kapolda Sulteng Pastikan Siap Amankan Pemilu 2024

“Tindakan pelaku sangat meresahkan, terutama karena korban adalah seorang mahasiswi yang tidak berdaya dalam situasi tersebut. Berdasarkan bukti yang dikumpulkan, UA dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) dan Pasal 335 ayat (1) KUHP, jo UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak, jelas Ipda Jodaenis

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan oleh pelaku dalam aksinya, termasuk sebilah parang, lakban hitam, jaket hoodie hitam, ponsel Oppo, jilbab, masker, dan gantungannya.

Baca Juga:  96 Anggota Geng Motor Resahkan Warga Palu Diringkus, 84 Berstatus Pelajar

Kasubnit 1 Unit Jatanras Polresta Palu menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya menjaga dan ketertiban di Kota Palu serta memberikan perlindungan khususnya bagi perempuan yang rentan terhadap tindak kekerasan.

Aiptu I Kadek Aruna juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak yang mereka saksikan atau alami. Polresta Palu berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan dengan cepat demi terciptanya Kota Palu yang dan kondusif.

banner

Komentar