Tim Dai Polri Bekali Pelajar SMA Negeri 1 Lage dengan Wawasan Kebangsaan

-News-
oleh

– Dalam upaya mencegah penyebaran paham dan intoleransi di kalangan , tim Polri Ops melaksanakan di SMA Negeri 1 Lage, Kecamatan Lage, , pada Kamis (22/8/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pelajar dengan wawasan kebangsaan yang kuat dan menanamkan nilai-nilai toleransi.

Ipda Ilham Sriwan bersama anggota tim Dai Polri lainnya, memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga:  Meriah! Kaops Madago Raya Lepas Ratusan Peserta Jalan Sehat Meriahkan HUT RI ke-80 di Tamanjeka

Selain itu, mereka juga mengingatkan bahaya dari paham radikalisme yang dapat merusak dan kedamaian .

“Kami ingin para siswa memiliki pemahaman yang benar tentang agama dan negara. Mereka harus bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Dengan bekal ilmu pengetahuan yang cukup, diharapkan mereka bisa menjadi generasi muda yang cerdas, kritis, dan berakhlak mulia,” ujar Ipda Ilham.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Resmikan Inpres Jalan Daerah di Banggai Kepulauan

Dalam penyuluhan tersebut, para juga siswa diajak untuk:

Bersyukur: Selalu mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Berbakti: Menjunjung tinggi nilai-nilai ketaatan kepada orang tua dan guru.

Menghindari: Perbuatan yang bertentangan dengan agama, norma, dan hukum, terutama yang mengarah pada radikalisme dan intoleransi.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lage, Ibu Ones Morokuhi, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Tim Dai Polri.

Baca Juga:  Bangun Sinergi, Satgas Madago Raya dan Pemerintah Desa Petapa Komitmen Lawan Radikalisme

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim Dai Polri di sekolah kami. Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswi kami untuk meningkatkan pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan,” ucap Kepsek SMA Negeri 1 Lage.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para pelajar SMA Negeri 1 Lage dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya dan ikut serta dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, tutupnya.

banner

Komentar