Tutup Ruang Gerak Radikal, Tim Alfa 2 Ops Madago Raya Masifkan Patroli Hutan Pegunungan di Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menjaga keamanan dan mencegah munculnya potensi gangguan , Tim Alfa 2 Satgas III Preventif Ops Madago Raya intensif melaksanakan patroli jalur klasik di wilayah , kebun, dan pegunungan Gantinadi–Padalembara, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Patroli tersebut dilakukan selama 7 hingga 10 hari secara berkala atas arahan langsung Dansat Brimob Polda Sulteng selaku III Preventif, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjamin keamanan di , khususnya yang pernah menjadi lokasi aktivitas kelompok terorisme.

Baca Juga:  Kapolri Cup, Tim Voli Putra Polda Sulteng Gulung Gorontalo 3-0, Buka Peluang Lolos Zona 6

Kombes Pol Kurniawan menyampaikan bahwa patroli jalur klasik ini bertujuan untuk mengantisipasi kemunculan kembali kelompok-kelompok baru yang berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban .

Selain itu, patroli juga dimaksudkan untuk mempersempit ruang gerak penyebaran paham-paham radikal yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Wilayah Poso memiliki medan yang cukup menantang. Oleh karena itu, patroli ke wilayah pegunungan dan hutan sangat penting guna memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan yang berpotensi menimbulkan keresahan,” ujar Dansat Brimob dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/6/2025).

Baca Juga:  Komisi III DPR RI Puji Kinerja Operasi Madago Raya, Stigma Negatif Kabupaten Poso Membaik

Selain patroli jalur klasik, Tim Alfa 2 juga melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat sekitar, khususnya para petani dan pekebun yang sedang beraktivitas di kawasan pegunungan. Mereka diberikan pesan-pesan Kamtibmas agar turut serta menjaga keamanan lingkungan sekitar dan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi atau ajakan yang menyimpang.

“Masyarakat adalah mitra utama dalam menjaga keamanan. Oleh karena itu, kami terus membangun komunikasi yang baik agar mereka ikut aktif melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Amankan 5 Senpi Rakitan Hingga 18 Bom Rakitan Sepanjang 2024

Kegiatan patroli ini mendapat respon positif dari masyarakat. Warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran aparat keamanan di wilayah mereka, yang dianggap membawa rasa dan menjaga ketertiban di tengah aktivitas sehari-hari mereka di kebun maupun hutan.

Dengan langkah preventif yang konsisten dan pendekatan humanis kepada masyarakat, Satgas III Preventif Ops Madago Raya berharap situasi kamtibmas di wilayah Poso dan sekitarnya dapat terus terjaga kondusif, terutama menjelang peringatan Hari ke-79 “Polri Untuk Masyarakat”.

banner

Komentar