Tim Dai Polri Bekali Pelajar SMA Negeri 1 Lage dengan Wawasan Kebangsaan

-News-
oleh

– Dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan intoleransi di kalangan , tim Ops Madago Raya melaksanakan penyuluhan di SMA Negeri 1 Lage, Kecamatan Lage, , pada Kamis (22/8/).

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para dengan wawasan kebangsaan yang kuat dan menanamkan nilai-.

Ipda Ilham Sriwan bersama anggota tim Dai Polri lainnya, memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga:  Pesan Damai Terus Disampaikan, Dai Polri Aktif Sosialisasi Moderasi Beragama di Poso

Selain itu, mereka juga mengingatkan bahaya dari paham radikalisme yang dapat merusak kerukunan dan masyarakat.

“Kami ingin para siswa memiliki pemahaman yang benar tentang agama dan negara. Mereka harus bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Dengan bekal ilmu pengetahuan yang cukup, diharapkan mereka bisa menjadi generasi muda yang cerdas, kritis, dan berakhlak mulia,” ujar Ipda Ilham.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Gelar Syukuran HUT Korps Brimob Polri ke-79 Bersama Masyarakat Poso

Dalam penyuluhan tersebut, para juga siswa diajak untuk:

Bersyukur: Selalu mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Berbakti: Menjunjung tinggi nilai-nilai ketaatan kepada orang tua dan guru.

Menghindari: Perbuatan yang bertentangan dengan agama, norma, dan hukum, terutama yang mengarah pada radikalisme dan intoleransi.

Kepala SMA Negeri 1 Lage, Ibu Ones Morokuhi, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Tim Dai Polri.

Baca Juga:  Cegah Judi Online, Kabid Propam Sidak Ponsel Personel Polda Sulteng

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim Dai Polri di sekolah kami. Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswi kami untuk meningkatkan pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan,” ucap Kepsek SMA Negeri 1 Lage.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para pelajar SMA Negeri 1 Lage dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya dan ikut serta dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, tutupnya.

banner

Komentar