Da’i Polri dan Pengurus Masjid Muhajirin Bersatu Tolak Paham Radikal dan Intoleran di Poso

-News-
oleh

Nesia – Dalam upaya mencegah masuknya paham radikal dan di wilayah Poso, Tim Da’i Polri gencar melaksanakan kegiatan silaturahmi dan sambang ke berbagai masjid. Kali ini, Tim Da’i Polri mengunjungi Masjid Muhajirin di Jalan Umansoli, Kelurahan Lawanga, Kecamatan Poso Kota Utara, Kabupaten Poso, Senin (15/7/2024).

Tim Da’i Polri yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi disambut hangat oleh pengurus dan jamaah Masjid Muhajirin. Dalam silaturahmi tersebut, Tim Da’i Polri menyampaikan pesan-pesan penting terkait menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas),

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Pimpin Upacara Bendera HUT Kemerdekaan RI ke-79 di Poso Bersama Eks Napiter

Selain itu, tim Da’i Polri juga mengajak pengurus dan jamaah masjid untuk bersama-sama menolak paham radikal, separatis, dan kelompok yang dapat mengganggu kondusifitas wilayah.

“Kami mengajak kepada seluruh pengurus dan jamaah Masjid Muhajirin untuk bersama-sama menjaga Sitkamtibmas agar tetap dan kondusif. Mari kita bangun komitmen bersama untuk menolak paham radikal, separatis, dan kelompok yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Ipda Ilham Sriwan.

Baca Juga:  Hari Ini Penyidik Tunggu Kedatangan Firli Bahuri Jalani Pemeriksaan Soal Kasus SYL

Pesan-pesan dari tim Da’i Polri disambut baik oleh pengurus dan jamaah Masjid Muhajirin. Mereka menyatakan kesiapannya untuk membantu Polri dalam mewujudkan Sitkamtibmas yang dan kondusif di wilayah Poso.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan tim Da’i Polri dan pesan-pesan yang disampaikan, Kami siap membantu Polri dalam menjaga keamanan dan menolak paham-paham yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” ujar salah satu pengurus masjid.

Baca Juga:  Dai Polri Gandeng Tokoh Masyarakat Parigi Moutong Lawan Radikalisme

Kegiatan silaturahmi dan sambang oleh tim Da’i Polri ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang bahaya paham radikal dan intoleran, serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Poso.

banner

Komentar