Kadis Kominfo Santik Provinsi Sulteng Lakukan Assessment di Desa Malitu Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persendian dan Statistik Provinsi Tengah Sudaryano R. Lamangkona bersama rombongan melakukan pembangunan dan pengembangan internet di Desa Malitu, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Jumat (14/6/2024).

Asesmen tersebut dilaksanakan dalam rangka mempelajari mekanisme pengembangan dan pembangunan Desa Digital yang telah dilaksanakan di Desa Malitu oleh .

Sebelumnya, Assessment juga dilaksanakan di Desa Toro, Kecamatan Kulawi, kabupaten Sigi guna melihat mekanisme pengembangan dan pembangunan Desa Digital yang dilakukan oleh kelompok masyarakat, melalui Working Gorup Digital Acces Programe (DAP) yaitu Common Room, dan Sekolah Internet Komunitas.

Baca Juga:  Cegah Intoleransi, Satgas Madago Raya Tingkatkan Kemampuan Dakwah Calon Dai Daiyah di Parigi Moutong

Tujuan dari Assessment tersebut untuk melihat dan menetapkan format dan mekanisme pelaksanaan pembangunan dan pengembangan internet desa yang akan menyasar 200 desa di Sulawesi Tengah Negeri Seribu Megalit.

Turut mendampingi Kominfo Santik Provinsi ; Kadis Kominfo Kab. Poso Sandro Sipatondu, Kepala Bidang Aptika Wahyu Agus Pratama, Pranata Komputerisasi Bidang Aptika Mohamad Affan, dan Staf Dinas Kominfo Santik Provinsi Sulteng, dan disambut oleh (Kades) Malitu Elpius Apandano serta Pengelolaannya Jaringan Internet Desa Malitu Smith. T, di Kantor Desa Malitu.

Pada kesempatan itu, Sudaryano menyampaikan, monev ini bertujuan untuk melihat konsep pembangunan Desa Digital yang ada Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Buka Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral dan Bimtek Geospasial, Sudaryano : Langkah Strategis Untuk Meningkatkan Kualitas Data

Ia juga menjelaskan, telah terbangun di beberapa Desa Digital yang ada di Kab. Poso salah satunya di Desa Pantangolembah, yang dulunya daerah blankspot, sekarang sudah bisa mengakses internet.

“Hal ini kami lakukan sesuai amanat Bapak Gubernur yang memprogramkan sebanyak 100 hingga 200 Desa Digital sebagai desa percontohan yang di Sulawesi Tengah”, sebut Kak Ano sapaan Akrab Kadis Kominfo Santik

Ia berharap, digital desa ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada di desa yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah.

Hasil assessment tersebut bahwa, penggunaan internet yang ada di Desa Malitu masih sangat minim, desa masih menggunakan Waifi yang disediakan oleh Sandro.

Baca Juga:  Semarak Hari Bhayangkara, Komunitas Vespa Nambaso Warnai Aksi Sosial di Sulteng

Kepala Desa telah memprogramkan sejak tahun 2017. Dan saat ini telah digunakan dan dikelola oleh komunitas sekitar, Indihome dengan kapasitas 50 hingga 100 Mbps, warga sekitar yang diberdayakan sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) IT berfungsi sebagai operator infrastruktur penanganan .

Via Akses Poin/modem 40 rumah dengan kapasitas Up To 1 Mega dengan harga 100 ribu per bulan dengan menggunakan router serta kapasitas 100 Mbps tersedia dari Indihome.

Sumber : Dinas Kominfo Santik Provinsi Sulteng/PPID Pelaksana.

banner

Komentar