Kadis Kominfo Santik Provinsi Sulteng Lakukan Assessment di Desa Malitu Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persendian dan Statistik Sudaryano R. Lamangkona bersama rombongan melakukan Assessment pembangunan dan pengembangan internet di Desa Malitu, Kecamatan Pesisir Selatan, Poso, Jumat (14/6/).

Asesmen tersebut dilaksanakan dalam rangka mempelajari mekanisme pengembangan dan pembangunan Desa Digital yang telah dilaksanakan di Desa Malitu oleh masyarakat.

Sebelumnya, Assessment juga dilaksanakan di Desa Toro, Kecamatan Kulawi, kabupaten Sigi guna melihat mekanisme pengembangan dan pembangunan Desa Digital yang dilakukan oleh kelompok masyarakat, melalui Working Gorup Digital Acces Programe (DAP) yaitu Common Room, Roa Jaga Roa dan Sekolah Internet Komunitas.

Baca Juga:  Lewat Hipnoterapi, Satgas Madago Raya Bangun Kedamaian Pulihkan Mental Eks Napiter di Poso

Tujuan dari Assessment tersebut untuk melihat dan menetapkan format dan mekanisme pelaksanaan pembangunan dan pengembangan internet desa yang akan menyasar 200 desa di Sulawesi Tengah Negeri Seribu Megalit.

Turut mendampingi Kadis Kominfo Provinsi Sulteng ; Kadis Kominfo Kab. Poso Sandro Sipatondu, Kepala Bidang Aptika Wahyu Agus Pratama, Pranata Komputerisasi Bidang Aptika Mohamad Affan, dan Staf Dinas Kominfo Santik Provinsi Sulteng, dan disambut oleh Kepala Desa (Kades) Malitu Elpius Apandano serta Pengelolaannya Jaringan Internet Desa Malitu Smith. T, di Kantor Desa Malitu.

Pada kesempatan itu, Sudaryano menyampaikan, monev ini bertujuan untuk melihat konsep pembangunan Desa Digital yang ada Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Gebyar Tanam Pohon Serentak Se-Nusantara oleh KSE UNTAD, Langkah Nyata Pelestarian Lingkungan

Ia juga menjelaskan, telah terbangun di beberapa Desa Digital yang ada di Kab. Poso salah satunya di Desa Pantangolembah, yang dulunya blankspot, sekarang sudah bisa mengakses internet.

“Hal ini kami lakukan sesuai amanat Bapak Gubernur yang memprogramkan sebanyak 100 hingga 200 Desa Digital sebagai desa percontohan yang di Sulawesi Tengah”, sebut Kak Ano sapaan Akrab Kadis Kominfo Santik

Ia berharap, digital desa ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada di desa yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Berikan Bantuan Buku Kidung di Pura Arya Lanang Daoh

Hasil assessment tersebut bahwa, penggunaan internet yang ada di Desa Malitu masih sangat minim, desa masih menggunakan Waifi yang disediakan oleh Sandro.

Kepala Desa telah memprogramkan sejak tahun 2017. Dan saat ini telah digunakan dan dikelola oleh komunitas sekitar, Indihome dengan kapasitas 50 hingga 100 Mbps, warga sekitar yang diberdayakan sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) IT berfungsi sebagai operator infrastruktur penanganan insiden.

Via Akses Poin/modem 40 dengan kapasitas Up To 1 Mega dengan harga 100 ribu per bulan dengan menggunakan router serta kapasitas 100 Mbps tersedia dari Indihome.

Sumber : Dinas Kominfo Santik Provinsi Sulteng/PPID Pelaksana.

banner

Komentar