Sambangi SMA 1 Muhammadiyah Palu, Polda Sulteng Bentengi Paham Radikal dan Teroris

-News-
oleh

Palu Nesia – Upaya untuk membentengi generasi muda dari pengaruh paham radikalisme dan terorisme, Polda Tengah kali ini mengunjungi SMA 1 Muhammadiyah Palu, Jumat (19/4/).

Acara yang digelar di halaman sekolah, selain para pelajar dalam pelaksanaan paham radikalisme dan terorisme juga turut dihadiri Kepala Sekolah, ustadz dan ustadzah SMA 1 Muhammadiyah.

Dirbinmas Polda Sulteng Kombes Pol. Deny Jatmiko diwakili Plt. Kasubdit Bintibsos Komisaris Pol. Dg. Agus R.S Tola menjelaskan difinisi intoleransi, radikalisme dan terorisme. Ia juga menyampaikan potensi kerawanan dan modus cara penyebaran paham radikalisme di serta cara penanggulangannya.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Tanamkan Semangat Patriotisme ke Siswa SMA Lewat Kegiatan Pramuka

Oleh karenanya Kasubditbintibsos menyampaikan kepada generasi muda untuk menjauhi paham radikalsime.

“jangan sampai anak-anak muda terpengaruh dengan paham-paham radikal, karena paham radikal  bukan saja bisa mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara tetapi juga bisa merusak kehidupan rumah tangga dan masa depan pemuda,” pesannya.

Terlebih penyebaran paham radikalisme, kata Kompol Agus R.S Tola saat ini marak disebarkan melalui media digital seperti media sosial dengan sasaran anak-anak muda.

Potensi ancaman itulah, Kepolisian khususnya Polda Sulteng dan jajaran tidak akan berhenti untuk terus melakukan atau sosialisasi untuk membentengi generasi muda  dari bahaya paham radikalisme dan terorisme, kata Agus R.S Tola.

Baca Juga:  740 Personel Polri dan PNS Polda Sulteng Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolda!

Agus RS Tola juga mengingatkan pelajar atau generasi muda apabila ingin menambah ilmu agama, pilihlah ajaran Agama yang santun, saling menghargai, saling menghormati, damai, toleran, hidup rukun, menerima keberagaman dan kemajemukan, memiliki rasa dan serta ajaran agama yang Rahmatan Lil'alamin.

Selain berperan melakukan tindakan preventif dan preemtif, dalam menangani paham radikalisme dan terorisme, Kepolisian bekerjasama dengan stakeholder terkait untuk mencegah paham ini, melakukan kegiatan deradikalisasi serta penegakkan hukum bagi para pelaku oleh Antio Teror Polri, terangnya.

Baca Juga:  Dai Polri Gandeng Tokoh Masyarakat, Cegah Radikalisme Jelang Pilkada 2024

Terakhir Agus R.S Tola mengajak para Pelajar terus belajar menuntut ilmu yang diberikan sekolah dengan benar guna mencapai cita-cita yang diinginkan, jauhi narkoba, jauhi balap liar atau geng motor, isi waktumu dengan hal yang bermanfaat bagi sesama, bagi masyarakat dan ini, pungkasnya.

banner

Komentar