Da’i Polri Polres Parimo Ajak Masyarakat Cegah Paham Intoleran dan Radikalisme

-News-
oleh

Nesia – Tim Da'i Polres Moutong dipimpin oleh Aiptu Erwin L melaksanakan Isya dan Sholat Tarawih berjamaah di Nurul Iman, Dusun 1, Desa Porwosari, Kecamatan Torue, pada Kamis (4/4/2024).

Usai melaksanakan ibadah Sholat Isya, Da'i Polri mendapat kesempatan untuk memberikan tausyiah serta menyampaikan pesan-pesan penting terkait situasi dan ketertiban masyarakat ().

Dalam tausyiahnya, Aiptu Erwin mengatakan pentingnya saling menghormati dan menjaga keamanan bersama untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif di lingkungan mereka.

Baca Juga:  Ratusan Ribu Napi Dapat Remisi Khusus Idul Fitri, 977 Langsung Bebas

“Kami mengingatkan kepada seluruh jamaah mesjid untuk bersama-sama mewaspadai dan melawan paham radikalisme yang mengatasnamakan agama. Kita harus menjaga antar umat beragama agar hidup dalam kedamaian dan ketentraman,” kata Erwin.

Ia juga mengimbau, tentang penertiban knalpot bising yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan 1445 H.

Baca Juga:  Polda Sulteng Tegaskan Oknum Caleg di Palu Tak Terlibat Peredaran Narkoba, Hanya Saksi!

Menyambut kehadiran tim Da'i Polri, Imam Mesjid Nurul Iman, Ustadz Suwarno serta para jamaah masjid lainnya dengan tulus mengucapkan terima kasih atas kehadiran mereka.

“Kami siap untuk membantu tim Da'i Polri dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif dengan cara mencegah penyebaran paham intoleran dan radikalisme,” ucap Ustadz Suwarno.

Selain itu, ia juga sangat berterima kasih atas kehadiran tim Da'i Polri yang telah memberikan tausyiah sert imbauan kamtibmas penting ini.

Baca Juga:  Dai Polri Sentuh Wali Santri Ponpes Baabul Khair Lewat Edukasi Kekerasan Anak dan Bahaya Radikalisme

“Kami akan mendukung upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” kata Ustadz Suwarno selaku Imam Mesjid Nurul Iman.

Dengan kerjasama antara masyarakat dan aparat , diharapkan dapat terwujudnya masyarakat yang aman, tenteram, dan sejahtera. Hal ini menjadi salah satu upaya preemtif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat, pungkasnya.

banner

Komentar