Da’i Polri Polres Parimo Ajak Masyarakat Cegah Paham Intoleran dan Radikalisme

-News-
oleh

– Tim Da'i Polri dipimpin oleh Aiptu Erwin L melaksanakan Sholat Isya dan Sholat Tarawih berjamaah di Nurul Iman, Dusun 1, Desa Porwosari, Kecamatan , pada Kamis (4/4/2024).

Usai melaksanakan ibadah Sholat Isya, Da'i Polri mendapat kesempatan untuk memberikan tausyiah serta menyampaikan pesan-pesan penting terkait situasi dan ketertiban (Kamtibmas).

Dalam tausyiahnya, Aiptu Erwin mengatakan pentingnya saling menghormati dan menjaga keamanan bersama untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif di lingkungan mereka.

Baca Juga:  Cegah Peredaran Senpi dan Handak, Satgas Madago Raya Intensif Razia Kendaraan di Poso

“Kami mengingatkan kepada seluruh jamaah mesjid untuk bersama-sama mewaspadai dan melawan paham radikalisme yang mengatasnamakan agama. Kita harus menjaga antar umat beragama agar hidup dalam dan ketentraman,” kata Erwin.

Ia juga mengimbau, tentang penertiban kendaraan knalpot bising yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan 1445 H.

Baca Juga:  Cegah Tawuran, Patroli Perintis Polda Sulteng Tangkap 7 Anak Geng Motor Hingga Sita Samurai di Palu

Menyambut kehadiran tim Da'i Polri, Imam Mesjid Nurul Iman, Ustadz Suwarno serta para lainnya dengan tulus mengucapkan terima kasih atas kehadiran mereka.

“Kami siap untuk membantu tim Da'i Polri dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif dengan cara mencegah penyebaran paham intoleran dan radikalisme,” ucap Ustadz Suwarno.

Selain itu, ia juga sangat berterima kasih atas kehadiran tim Da'i Polri yang telah memberikan tausyiah sert imbauan kamtibmas penting ini.

Baca Juga:  Pimpin Apel Menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80, Kaops Madago Raya Tekankan Evaluasi Rutin Demi Efektivitas Operasi dan Ungkap TO

“Kami akan mendukung upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” kata Ustadz Suwarno selaku Imam Mesjid Nurul Iman.

Dengan kerjasama antara masyarakat dan aparat kepolisian, diharapkan dapat terwujudnya masyarakat yang aman, tenteram, dan sejahtera. Hal ini menjadi salah satu upaya preemtif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat, pungkasnya.

banner

Komentar