Kisah Dua Polisi di Banggai Kawal Logistik Pemilu Telusuri 9 Sungai Hingga Lewati Medan Terjal

-News-
oleh

Nesia – Pengabdian dalam mengawal kotak dan surat suara demi suksesnya pelaksanaan tak selalu mulus.

Dalam perjalanan, kedua anggota Polri ini bersama petugas Panwas, KPSS, PPS, sekertariat serta Linmas.

Seperti yang dilakukan dua Personel Polda , Bripka Mahmudin Kasim dan Bripka I Wayan Sunaya saat melakukan pengawalan dan pengamanan logistik Pemilu menuju wilayah terpencil.

Baca Juga:  Da'i Polri Semarakkan Sholat Jum'at, Sampaikan Pesan Persaudaraan di Poso dan Parimo

Pasalnya, kedua anggota Polri dan petugas ini harus bejalan kaki selama berjam-jam agar bisa sampai ke Desa Dolom, Kecamatan Lobu, Kabupaten Banggai, Sulteng dan sebaliknya sampai ke PPK Lobu.

“Perjalanan kaki yang di tempuh 6 jam pak,” ungkap Bripka Mahmudin Kasim saat ditemui di Kantor PPK seusai kembali dari TPS, Kamis (15/2/) malam.

Selain mendaki gunung dan melewati , jurang dengan medan yang terjal, kedua anggota Polri ini juga harus menerjang 9 anak sungai berarus.

Baca Juga:  Cudy-Agusto Resmi Mendaftar sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng

“Tadi berangkat dari TPS sekitar pukul 13.00 Wita dan tiba sekitar pukul 19.00 Wita,” tutur Bripka Kasim sapaan akrabnya.

Meski begitu, semangat anggota kedua anggota Polri bersama petugas Pemilu ini tidak berkurang sedikit pun demi suksesnya pelaksaaan pesta demokrasi tahun ini.

“Ini tugas dan kewajiban kami. Alhamdulillah dalam perjalan kembali ke PPK tidak hujan,” jelasnya.

Baca Juga:  Pendaftaran Pilgub Sulteng, KPU Batasi Hanya 25 Simpatisan yang Diizinkan Masuk

“Sebenarnya kemarin pergeseran, tapi karena hujan jadi tidak bisa dilewati,” tambahnya.

Selama perjalanan berangkat ke TPS dan kembali ke PPK, para petugas dibekali makanan dan minuman seadannya.

“Semangat yang membuat kami kuat. Semua ini kami lakukan agar warga di desa terpencil bisa menyaluarkan hal pilihnya,” tutupnya.*

banner

Komentar