Gelar Latihan Pra Operasi, Kapolda Sulteng Tegaskan Jaga Netralitas Jelang Pemilu 2024

-News-
oleh

Kapolda Sulteng tegaskan jaga netralitas jelang pemilu 2024. (Foto: Prasta)

Palu Nesia – Kepolisan Daerah menggelar Latihan Pra Tinombala dalam rangka pemilihan umum (pemilu) tahun 2024 berlangsung di Striti Convention Hall, Jumat (6/10/2023).

Latpra Ops resmi dibuka oleh Kapolda Sulteng Dr. Agus Nugroho guna mengamankan penyelenggaraan Pemilu 2024.

Turut hadir, , Utama (PJU) serta para Latpra Ops Mantap Brata Tinombala 2024.

Baca Juga:  156 Warga Desa Kalora Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Satgas Madago Raya

Dalam arahan, Kapolda Sulteng mengatakan, latpra ops bertujuan sebagai pedoman bagi personel sebelum diterjunkan ke lapangan agar semua perencanaan telah dipersiapkan secara optimal, ujarnya.

Kapolda menyebut, pelaksanaan tahapan pemilu sudah didepan mata, Polri dalam pemilu memiliki peran sangat strategis karena berada langsung di lapangan, sebutnya.

Berkaca pada pemilu 2019, terdapat berbagai potensi kerawanan sehingga memerlukan perhatian serius untuk di antisipasi sejak dini, tuturnya.

Baca Juga:  Tanamkan Benih Nasionalisme, Da'i Kamtibmas Gagas Pencerahan di SMKN 1 Labuan Tojo Una-una

Agus Nugroho menerangkan, berbagai potensi kerawanan dapat terjadi dalam setiap tahapan pemilu berupa , terangnya.

Tak hanya itu, termasuk bisa terjadi, yang harus kita kelola dan tangani secara profesional, transparan dan akuntabel, sambungnya.

Kapolda menekankan, jelang pemilu agar mempersiapkan Asta Siap yaitu, Siap Pilun, Siap Posko, Siap Latpra Ops, Siap Kondisi , Siap Masyarakat, Siap Personel, Siap Sarpras, serta Siap Anggaran, tekannya.

Agus mengingatkan, menyongsong agenda Politik tahun 2024 yakni Pemilihan Umum (Pemilu) secara serentak, pentingnya soliditas dan sinergitas antara TNI Polri untuk mengamankan pesta demokrasi tersebut, imbuhnya. 

Baca Juga:  1 Kg Sabu dan Pil Ekstasi Berhasil Diamankan Polisi di Kota Palu

“Kita bukan superman yang bisa menyelesaikan segala persoalan dengan sendiri, lakukan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan instansi terkait,” katanya.

Diakhir amanat Kapolda menegaskan, setiap personel agar dan jaga netralitas serta tidak terlibat dalam politik praktis yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, pungkasnya.

banner

Komentar