Dai Kamtibmas Polri Ajak Tokoh Pemuda Masigi Bersatu Lawan Paham Radikalisme

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme terus digencarkan Satgas II Preemtif melalui Tim Da'i melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi bersama pemuda di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (25/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, hadir tiga Da'i Kamtibmas Polri yakni Aiptu Erwin L, Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham. Mereka secara langsung menyampaikan pesan-pesan kebangsaan, serta mengingatkan pentingnya pemuda dalam menjaga persatuan dan masyarakat.

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Keamanan, Satgas Madago Raya Intensifkan Razia Kendaraan di Poso

Kamtibmas Polri, Aiptu Erwin L menjelaskan, pemuda dan merupakan kelompok yang paling mudah dipengaruhi oleh paham-paham yang menyesatkan. 

Karena itu, kata Aiptu Erwin, sinergi dengan dan pemuda sangat dibutuhkan dalam menjaga lingkungan dari ancaman penyebaran paham radikalisme.

“Pemuda jangan mudah terpengaruh dengan ajakan yang menyesatkan. Jika ada informasi sekecil apapun terkait indikasi paham radikalisme, segera disampaikan agar bisa dicegah bersama,” ujar Aiptu Erwin.

Sementara itu, Aiptu Zulham menegaskan, bahwa kegiatan sambang silaturahmi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. 

Baca Juga:  Polwan Polda Sulteng Ziarah ke TMP Tatura, Kenang Jasa Para Pahlawan Jelang Hari Jadi ke-76

Ia berharap kedekatan yang terjalin bisa memperkuat benteng dalam menghadapi paham yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Tokoh pemuda setempat, Alfian, menyampaikan apresiasi atas kedatangan Tim Da'i Polri. Ia menegaskan kesiapannya untuk mendukung Satgas Madago Raya dalam mencegah dan menangkal masuknya paham radikalisme dan intoleransi di lingkungan Kelurahan Masigi.

“Kami sangat berterima kasih atas silaturahmi ini. Insyaallah kami para pemuda siap mendukung dan menjaga lingkungan agar tetap aman, damai, serta terbebas dari paham berbahaya,” kata Alfian. 

Baca Juga:  Cegah Radikalisme, Polisi Ajak Warga Purwosari Waspada Isu Provokatif

Dengan adanya antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan generasi muda dinilai menjadi kunci dalam membangun ketahanan sosial. 

Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat persatuan dan kerukunan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

banner

Komentar