Tausyiah Hikmah Maulid Nabi, Dai Kamtibmas Polri: Rasulullah Sebagai Contoh Teladan

-Uncategorized-
oleh

Perayaan Besar Muhammad SAW 1447 H di Masjid Darul Istiqomah, Desa Sumber Tani, Kecamatan Kasimbar, Parigi Moutong, Jumat (5/9/2025), berlangsung khidmat. setempat turut menyambut kehadiran Tim Da'i Polri dari Ops Madago Raya.

Acara yang digelar di Dusun VI itu dihadiri sejumlah personel Polri yang bertugas sebagai Da'i Kamtibmas, di antaranya Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham. Mereka hadir tidak hanya sebagai tamu, tetapi juga turut memberikan tausiyah kepada jamaah.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Cek Kesiapan KPU Hadapi Tahap Pendaftaran Pilkada 2024

Kegiatan ini turut dihadiri Sumber Tani Abdul Wahid, Bhabinkamtibmas Brigpol Rudini, serta jamaah Masjid Darul Istiqomah. Momen kebersamaan itu semakin menguatkan hubungan antara Polri dan masyarakat.

Dalam tausyiahnya, Aiptu Erwin menyampaikan ceramah hikmah Maulid Nabi dengan mengangkat tema “Kelahiran Rasulullah Muhammad SAW Sebagai Rahmat Seluruh Alam”.

Dalam pesannya, Erwin menekankan pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan sehari-hari bagi umat muslim.

Baca Juga:  Serahkan 655 Sertifikat, AHY: Bisa Jadi Jaminan Untuk Modal Usaha

“Rasulullah adalah rahmat bagi seluruh alam. Keteladanannya menjadi dasar bagi umat untuk menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Aiptu Erwin dalam ceramahnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap paham-paham yang menyimpang. Menurutnya, dan intoleransi bertentangan dengan ajaran Rasulullah SAW yang membawa kedamaian.

Kepala Desa Sumber Tani, Abdul Wahid mengaku bersyukur atas kehadiran Tim Da'i Polri dalam perayaan Maulid Nabi. Ia menyampaikan terima kasih karena ceramah yang diberikan menambah wawasan dan mempererat warga dengan aparat .

Baca Juga:  Pemprov Sulteng Kembali Raih Opini WTP ke-11

bersama masyarakat siap mendukung Polri, khususnya Satgas Madago Raya, untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta menangkal penyebaran paham radikalisme dan intoleran,” ungkapnya.

banner

Komentar