Tangkal Intoleransi, Dai Polri Aktif Silaturahmi dengan Tokoh Agama di Poso

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dilakukan Polri melalui pendekatan humanis. Salah satunya dengan kegiatan dan yang dilaksanakan oleh Tim Da'i Polri kepada para agama di Kabupaten .

Pada Jumat (1/8/2025), Tim Da'i Polri menyambangi sejumlah di Jalan P. Batam, Kelurahan Moengko, Kecamatan Poso Kota. Kegiatan ini dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, bersama dua anggota lainnya, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi.

Baca Juga:  Aksi Kemanusiaan, Satgas Madago Raya Donor Darah untuk Bantu Warga Penderita Tumor di Poso

Dalam kunjungan tersebut, Tim Da'i Polri mengajak para tokoh agama untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi Kamtibmas yang semakin kondusif di wilayah Poso. Mereka juga menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai toleransi antarumat beragama di tengah masyarakat.

“Menjaga persatuan dan kerukunan antarwarga adalah benteng utama dalam mencegah masuknya paham- dan ,” kata Ipda Ilham Sriwan saat berdialog dengan para tokoh agama setempat.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Hadirkan Keceriaan Lewat Lomba HUT RI di Sejumlah Pos Kamtibmas Poso

Selain membangun komunikasi yang baik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang berkaitan dengan isu-isu keagamaan dan ideologi menyimpang di tengah masyarakat.

Para tokoh agama yang dikunjungi menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menyampaikan terima kasih atas kehadiran Tim Da'i Polri dan menyatakan kesiapan untuk mendukung aparat dalam menjaga keamanan dan membina umat di wilayah masing-masing.

Baca Juga:  Momen Humanis, Kaops Madago Raya Berbagi Kebahagiaan dengan Anak TPA di Dusun Tamanjeka

“Kami sangat mengapresiasi pendekatan yang dilakukan Polri melalui para Da'i. Ini cara yang sangat tepat dalam menjaga harmoni umat,” ujar salah satu tokoh agama di Poso.

Dengan terus dilakukan pendekatan keagamaan dan silaturahmi lintas tokoh, Polri berharap masyarakat Poso semakin solid dalam menolak segala bentuk , dan bersama-sama mewujudkan kehidupan yang damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

banner

Komentar