Tangkal Intoleransi, Dai Polri Aktif Silaturahmi dengan Tokoh Agama di Poso

-News, Religi-
oleh

Upaya menjaga dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dilakukan Polri melalui pendekatan humanis. Salah satunya dengan kegiatan dan silaturahmi yang dilaksanakan oleh Tim Da'i Polri kepada para di Poso.

Pada Jumat (1/8/), Tim Da'i Polri menyambangi sejumlah tokoh agama di Jalan P. Batam, Kelurahan Moengko, Kecamatan Poso . Kegiatan ini dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, bersama dua anggota lainnya, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi.

Baca Juga:  AMSI Sulteng Wakili Dewan Pers Verifikasi Faktual Media SulawesiToday.com di Parigi Moutong

Dalam kunjungan tersebut, Tim Da'i Polri mengajak para tokoh agama untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi Kamtibmas yang semakin kondusif di wilayah Poso. Mereka juga menekankan pentingnya memperkuat nilai- antarumat beragama di tengah masyarakat.

“Menjaga persatuan dan kerukunan antarwarga adalah benteng utama dalam mencegah masuknya paham-paham radikal dan ,” kata Ipda Ilham Sriwan saat berdialog dengan para tokoh agama setempat.

Baca Juga:  Kunjungi Pos Kamtibmas, Kaops Madago Raya Pastikan Kesiapan Personel di Wialayah Operasi

Selain membangun komunikasi yang baik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang berkaitan dengan isu-isu keagamaan dan ideologi menyimpang di tengah masyarakat.

Para tokoh agama yang dikunjungi menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menyampaikan terima kasih atas kehadiran Tim Da'i Polri dan menyatakan kesiapan untuk mendukung aparat dalam menjaga keamanan dan membina umat di wilayah masing-masing.

Baca Juga:  Sambang Kamtibmas, Satgas Madago Raya Ingatkan Buruh Bongkar Muat tentang Toleransi Beragama

“Kami sangat mengapresiasi pendekatan yang dilakukan Polri melalui para Da'i. Ini cara yang sangat tepat dalam menjaga harmoni umat,” ujar salah satu tokoh agama di Poso.

Dengan terus dilakukan pendekatan keagamaan dan silaturahmi lintas tokoh, Polri berharap masyarakat Poso semakin solid dalam menolak segala bentuk intoleransi, dan bersama-sama mewujudkan kehidupan yang damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

banner

Komentar