Tangkal Intoleransi, Dai Polri Aktif Silaturahmi dengan Tokoh Agama di Poso

-News, Religi-
oleh

Nesia – Upaya menjaga dan ketertiban masyarakat () terus dilakukan Polri melalui pendekatan . Salah satunya dengan kegiatan sambang dan yang dilaksanakan oleh Tim Da'i Polri kepada para di Poso.

Pada Jumat (1/8/2025), Tim Da'i Polri menyambangi sejumlah agama di Jalan P. Batam, Kelurahan Moengko, Kecamatan Poso Kota. Kegiatan ini dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, bersama dua anggota lainnya, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Bersama Pangdam XIII/Mdk Pastikan Keamanan Lokasi Peninjauan Presiden di Bangkep

Dalam kunjungan tersebut, Tim Da'i Polri mengajak para tokoh agama untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi Kamtibmas yang semakin kondusif di wilayah Poso. Mereka juga menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai antarumat beragama di tengah masyarakat.

“Menjaga persatuan dan kerukunan antarwarga adalah benteng utama dalam mencegah masuknya paham- dan intoleran,” kata Ipda Ilham Sriwan saat berdialog dengan para tokoh agama setempat.

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Keamanan, Satgas Madago Raya Intensifkan Razia Kendaraan di Poso

Selain membangun komunikasi yang baik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang berkaitan dengan isu-isu keagamaan dan ideologi menyimpang di tengah masyarakat.

Para tokoh agama yang dikunjungi menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menyampaikan terima kasih atas kehadiran Tim Da'i Polri dan menyatakan kesiapan untuk mendukung aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan membina umat di wilayah masing-masing.

Baca Juga:  Momentum HUT RI ke-80, Dua Simpatisan Paham Radikalisme Nyatakan Ikrar Setia NKRI di Poso

“Kami sangat mengapresiasi pendekatan yang dilakukan Polri melalui para Da'i. Ini cara yang sangat tepat dalam menjaga harmoni umat,” ujar salah satu tokoh agama di Poso.

Dengan terus dilakukan pendekatan keagamaan dan silaturahmi lintas tokoh, Polri berharap masyarakat Poso semakin solid dalam menolak segala bentuk intoleransi, dan bersama-sama mewujudkan kehidupan yang damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

banner

Komentar