Eks Warga Binaan di Poso Pesisir Komitmen Dukung Satgas Madago Raya Jaga Stabilitas Keamanan

Palu Nesia – Upaya deradikalisasi terus dilakukan II Preemtif demi menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kabupaten Poso. Salah satu langkahnya dilakukan pada Minggu (13/7/), saat tim menyambangi seorang eks warga binaan di Desa , Kecamatan Poso Pesisir.

Kegiatan sambang ini dipimpin oleh Kapolsek Poso Pesisir AKP Risdiyanto dengan tujuan menetralisir potensi kerawanan sehubungan dengan keberadaan eks warga binaan. Dalam kesempatan itu, tim bertemu langsung dengan Muliadi alias Muli, yang sebelumnya menjalani hukuman dan kini telah kembali ke tengah masyarakat.

Baca Juga:  Pawai Ogoh-Ogoh di Desa Lebagu, Rohaniawan Polri Ajak Warga Jaga Persatuan Jelang PSU

Setelah menyelesaikan masa hukumannya, Muliadi memilih menetap kembali di Desa Masamba dan kini menjalani profesi sebagai pengusaha air galon isi ulang.

Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya Satgas dalam menjaga keamanan di Kabupaten Poso, khususnya dari potensi penyebaran paham radikalisme.

“Saya siap membantu menciptakan situasi yang aman, menolak segala bentuk radikalisme, dan akan segera melaporkan jika menemukan indikasi penyebaran paham anti-Pancasila atau Khilafatul Muslimin,” kata Muliadi saat berdialog dengan Kapolsek Poso Pesisir.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Gelar Yasinan dan Doa Bersama di Wilayah Operasi

Muliadi juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada tim Satgas Ops Madago Raya yang telah menyempatkan diri bersilaturahmi. Ia menambahkan bahwa selain radikalisme, permasalahan seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan juga perlu menjadi perhatian khusus aparat keamanan di wilayah Poso Pesisir.

Menurutnya, jika tidak ada penanganan yang serius, kelompok rentan seperti remaja yang terjerumus narkoba bisa menjadi target rekrutmen kelompok radikal. Oleh karena itu, ia berharap ada kolaborasi antara aparat, tokoh masyarakat, dan mantan warga binaan dalam mengedukasi agar tidak mudah terprovokasi.

Baca Juga:  Lalui Medan Ekstrem, Satgas Madago Raya Bersama BTOF Beri Makan Bergizi Gratis di Dua Desa Terpencil

Kapolsek Poso Pesisir, AKP Risdiyanto, turut mendorong keterlibatan eks warga binaan dalam menjaga situasi . Ia menilai, pengalaman mereka bisa menjadi kekuatan dalam mengedukasi masyarakat dan mencegah penyebaran paham ekstrem di tengah lingkungan sekitar.

“Kami berharap para eks warga binaan ikut serta dalam memerangi kelompok radikal dan menjadi mitra strategis dalam menjaga ketertiban masyarakat,” ucap AKP Risdiyanto.

Kegiatan deradikalisasi ini akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari pendekatan humanis dan kolaboratif untuk mewujudkan Poso yang maju, aman, damai, rukun dan sejahtera.

banner

Komentar