Lewat Pos Kamtibmas, Satgas Madago Raya Intensif Jalin Pendekatan Humanis dengan Warga

-News-
oleh

Satuan Tugas (Satgas) III Preventif terus mengedepankan pendekatan dalam menjaga keamanan wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso, pada Senin (14/4/).

Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi, personel pos aktif membangun komunikasi dengan warga di sekitar empat pos kamtibmas yang tersebar di , Kalora, Tabalu, dan Masamba.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preventif dalam menciptakan stabilitas keamanan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran aparat di wilayah yang sebelumnya rawan konflik. Pendekatan personal yang dilakukan diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakan situasi yang kondusif.

Baca Juga:  Polda Sulteng Libatkan Kelompok Tani Tanam Jagung Kuartal IV di lahan 1.864,50 hektare

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., selaku Kepala Satgas III Preventif Operasi Madago Raya, menegaskan bahwa merupakan langkah strategis untuk menjaga hubungan baik antara aparat dan masyarakat.

Ia menyebut, keterlibatan aktif warga sangat dibutuhkan dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan .

“Kami terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat agar mereka merasa nyaman dan aman. Ini bukan hanya soal sambang silaturahmi, tapi juga tentang membangun rasa saling percaya dan kekeluargaan,” ujar Kombes Kurniawan.

Baca Juga:  Cegah Penyelundupan Bahan Berbahaya, Satgas Madago Raya Intensif Razia Kendaraan di Poso

Menurutnya, pendekatan persuasif yang dilakukan melalui kegiatan sambang membawa dampak positif, di mana warga semakin terbuka menyampaikan informasi maupun keluhan yang berkaitan dengan keamanan lingkungan. Komunikasi dua arah ini menjadi fondasi penting dalam upaya pencegahan tindakan kriminal maupun radikalisme.

“Di lapangan, para personel Satgas menyampaikan pesan-, memberikan edukasi hukum, serta mendengarkan aspirasi warga. Mereka juga terlibat dalam kegiatan sosial seperti gotong royong dan membantu masyarakat yang membutuhkan , sebagai bentuk nyata kehadiran negara,” ungkap Dansat Brimob.

Baca Juga:  Angka Kejahatan Naik 3,47%, Polda Sulteng Berhasil Tangani 6.206 Kasus pada 2024

Dengan terus digalakkannya pendekatan humanis ini, Satgas Mdago Raya berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan secara bersama-sama.

Operasi Madago Raya yang kini memasuki tahap pemeliharaan keamanan serta pemulihan sosial, bertujuan tidak hanya menghapus ancaman, tetapi juga memulihkan kepercayaan dan memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat.

banner

Komentar