Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Agama Desa Pandajaya Bersama Jaga Kondusivitas

Palu Nesia Operasi melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ustadz Ahmad Murdianto, Lc, warga Desa Pandajaya, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, pada Kamis (12/12/). Kegiatan ini dipimpin oleh Aiptu Sumardi Ganing, Ps. Kanit Binmas Polsek Pamona Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Sumardi Ganing menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya, yakni untuk melakukan silaturahmi dalam rangka mencegah berkembangnya paham dan aksi terorisme di wilayah Pamona Selatan/Tenggara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif di wilayah Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Polda Sulteng Lanjutkan Ops Madago Raya di Tahun 2025, Kaops Imbau Warga Serahkan Barang Berbahaya

Selain melakukan silaturahmi, Aiptu Sumardi juga mengajak masyarakat Desa Pandajaya untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam pesannya, ia mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai, khususnya di tengah kegiatan operasi keamanan yang sedang berlangsung.

Kanit Binmas juga menegaskan bahwa melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan di wilayah Pamona Selatan/Tenggara tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga:  Polda Sulteng Gandeng Seluruh Stakeholder dan Elemen Masyarakat, Wujudkan Pilkada Damai 2024

Dukungan penuh dari masyarakat sangat diharapkan untuk mendukung kelancaran Operasi Madago Raya yang bertujuan menanggulangi atau mencegah ancaman kelompok radikal dan intoleran.

Agama Ustadz Ahmad Murdianto, Lc, menyambut baik kedatangan Satgas II Preemtif dan menyampaikan terhadap upaya Polri dalam menjaga keamanan dan perdamaian di wilayahnya.

“Saya sangat mendukung penuh operasi ini dan mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan kita. Jangan biarkan masuk ke tengah-tengah masyarakat, karena itu akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga:  Terima Pengaduan Lawyers Sangganipa, Polda Sulteng Pastikan Bekerja Profesional

Lebih lanjut, Ustadz Ahmad juga menekankan pentingnya perdamaian dan kerukunan antarumat beragama di daerah tersebut.

“Sebagai bagian dari masyarakat, kita harus selalu menjaga hubungan yang harmonis dan saling menghargai. Kami siap mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan mencegah segala bentuk ancaman yang dapat merusak kedamaian,” tandasnya.

Kegiatan sambang ini diharapkan dapat mempererat antara Polri dan masyarakat serta memberikan dampak positif dalam menjaga kedamaian dan keamanan di wilayah operasi.

banner

Komentar