Kapolda Sulteng Dorong Program Poliran, Bantu Pengangguran Dapat Peluang Pekerjaan

-News-
oleh

NESIA – Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rizal Irawan didampingi Dirbinmas Sulteng Kombes Pol Sirajuddin Ramly menghadiri kegiatan Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) di Swiss-Belhotel Kota Palu, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Program 2026 melalui semangat Polisi Bersama .

Poliran bertujuan membantu masyarakat, khususnya generasi muda yang belum memiliki pekerjaan tetap, melalui , pelatihan keterampilan, hingga penyaluran kerja dan peluang usaha.

Baca Juga:  Jelang Seleksi Polri, Polda Sulteng Wantikan Calo Setelah Pecat Perwira

Dalam sambutannya, Kapolda Sulteng Irjen Rizal Irawan mengatakan pengangguran berpotensi menjadi salah satu faktor kerawanan sosial yang berdampak terhadap dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurutnya, potensi generasi muda yang tidak terserap dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan narkoba, premanisme, hingga jalanan atau street crime.

Kapolda menegaskan, Polri tidak hanya bertugas menegakkan hukum dan menjaga kamtibmas, tetapi juga harus hadir sebagai pemecah masalah di tengah masyarakat. 

Baca Juga:  Refleksi Akhir Tahun, 57 Personel Polda Sulteng Dipecat, 137 Dapat Penghargaan

“Salah satunya melalui program Poliran dengan melibatkan Bhabinkamtibmas untuk mendata usia produktif yang belum bekerja,” tegas Irjen Rizal Irawan.

Irjen Rizal Irawan juga meminta penguatan kerja sama dengan Disnaker, Satpel PVP, pelaku UMKM, perusahaan swasta, dan lembaga pelatihan. Pembinaan tersebut diharapkan mampu membekali peserta dengan keterampilan, kedisiplinan, etos kerja, serta mental pantang menyerah.

Sementara itu, Kabid Humas Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan Poliran merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap. Program ini juga diharapkan memperkuat sinergi dengan pemerintah dan pihak terkait dalam membuka peluang kerja maupun kewirausahaan.

Baca Juga:  Biaya Haji 2024 Disepakati Rp93,4 Juta, Jemaah Bayar Rp56 Juta

Kabdi Humas Kombes Achmad Muhaimin juga mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi. 

“Upaya menekan pengangguran juga menjadi bagian dari pencegahan kerawanan sosial guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.

banner

Komentar