Bangun Kedekatan dengan Tokoh Agama, Kapolda Sulteng Kunjungi Ketua Utama Alkhairaat

-News-
oleh

PALU NESIA – Upaya menjaga dan keharmonisan masyarakat terus diperkuat Polda melalui pendekatan dengan tokoh agama. Kali ini, Kapolda Sulteng Rizal Irawan bersilaturahmi dengan Utama Alkhairaat, Habib Alwi bin Saggaf Aljufri, di kediamannya, Kamis (5/11/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Semmy Ronny Thabaa, Kombes Pol Anton Sudjarwo, serta sejumlah Polda Sulteng.

Baca Juga:  Perkuat Sinergitas, Kapolda Sulteng Gelar Ramah Tamah Bersama Forkopimda Kabupaten Banggai

Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan sekaligus membangun sinergi antara kepolisian dan keluarga besar Alkhairaat dalam menjaga kamtibmas di Sulawesi Tengah.

Kabid Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, termasuk dukungan Alkhairaat terhadap tugas kepolisian dan pengenalan konsep Polisi Bersama Masyarakat serta program-program Kapolri.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Silaturahmi dengan Ketua FKUB, Bahas Green Policing hingga Pemberantasan Narkoba

“Pembahasan juga menyangkut penggunaan media sosial secara bijak, pencegahan berita hoaks, penyalahgunaan , hingga upaya mencegah terjadinya konflik sosial,” ujar Muhaimin.

Pertemuan tersebut juga membahas rencana kerja sama Polda Sulteng dan Alkhairaat dalam pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Pemuda Alkhairaat sebagai upaya membangun generasi muda yang positif dan berkontribusi bagi masyarakat.

Kabid Humas berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan. Dukungan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat dinilai penting untuk menjaga persatuan serta kamtibmas di Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Resmikan Fasilitas Polres Morowali, Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas

“Semoga silaturahmi ini semakin memperkuat kebersamaan dan sinergi antara Polda Sulteng dengan Alkhairaat, sehingga bersama-sama kita dapat menjaga kerukunan, mencegah potensi gangguan kamtibmas, dan mewujudkan Sulawesi Tengah yang aman, serta kondusif,” tutupnya.

banner

Komentar