Libatkan 720 Personel, Kapolda Sulteng Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Tinombala

-News-
oleh

PALU NESIA – Kapolda Irjen Pol Rizal Irawan memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh 2026 di Lapangan Apel Mapolda Sulteng, Jalan Soekarno-Hatta, Palu, Senin (26/10/2026). Operasi ini melibatkan 720 personel untuk meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

Operasi Patuh Tinombala 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Sebanyak 720 personel yang dilibatkan terdiri dari 185 personel dan 535 personel dari polres jajaran.

Apel gelar pasukan tersebut turut dihadiri Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Semmy Ronny Thabaa, unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, pejabat utama Polda Sulteng, serta instansi terkait. 

Baca Juga:  Rohaniawan Kamtibmas Polri Beri Edukasi Pelajar soal Toleransi dan Mitigasi Bencana di Poso

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan apel ini untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana sebelum operasi dilaksanakan.

Operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat, menekan angka dan kecelakaan, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). 

Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”, operasi mengedepankan edukasi, sosialisasi, serta langkah preemtif dan preventif.

Penegakan hukum juga dilakukan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis dan mobile, termasuk penindakan terhadap kasatmata yang berpotensi membahayakan keselamatan. 

Baca Juga:  Residivis Penipuan Mengaku Pejabat Polda Sulteng, Gasak Rp 31 Juta dari Korban

Kapolda turut menekankan deteksi dini kerawanan, penegakan hukum secara dan humanis, serta pencegahan hoaks, penyimpangan, dan pungutan liar.

Sementara itu, Dirlantas Kombes Pol Agung Try Widiantoro mengatakan edukasi dan pencegahan menjadi prioritas dalam operasi tersebut. 

“Operasi Patuh kali ini mengedepankan edukasi, sosialisasi, dan imbauan kepada masyarakat untuk senantiasa tertib dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Kombes Agung menambahkan, penegakan hukum tetap memanfaatkan statis dan mobile. Saat ini, Palu memiliki empat unit perangkat ETLE, sedangkan pengadaan perangkat untuk wilayah polres jajaran masih diupayakan. Ia juga mendukung arahan Kapolda agar pimpinan kepolisian turun langsung mengatur lalu lintas di titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Baca Juga:  Kabidhumas Polda Sulteng Tekankan Peran Bhabinkamtibmas dalam Penerapan Program SIIP

Secara terpisah, Kabidhumas Kombes Pol Achmad Muhaimin mengimbau masyarakat mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi surat kendaraan, serta menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara. 

Ia berharap Operasi Patuh Tinombala 2026 dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat demi terciptanya lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan di Sulawesi Tengah.

banner

Komentar