Pengasuh SPN Polda Sulteng Didorong Kuasai Komunikasi Efektif dan Pendekatan Psikologis

-News-
oleh

PALU NESIA – Biro SDM Polda Sulawesi Tengah melalui Bagian Psikologi menggelar kegiatan Peningkatan Kemampuan Konselor Polri bagi dan tenaga pendidik Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulteng Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Polda Sulteng pada Selasa (14/7/2026) itu bertujuan meningkatkan kompetensi para dalam memberikan pendampingan psikologis kepada siswa selama menjalani pendidikan.

Kegiatan tersebut diikuti para dan tenaga pendidik (gadik) Polda Sulteng. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai peran konselor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembentukan karakter sekaligus kesehatan mental siswa.

Baca Juga:  812 Personel Polda Sulteng Disiagakan pada Hari Pertama Pendaftaran Capres-Cawapres

Pelatihan dipimpin oleh Kepala Bagian Psikologi Ro SDM Polda Sulteng, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., Psikolog, bersama staf dan mahasiswa magang. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sejumlah sesi pembelajaran yang mengedepankan pendekatan psikologi dalam proses pembinaan.

Salah satu materi yang diberikan membahas karakteristik Generasi Z serta strategi komunikasi yang efektif dari sudut pandang psikologi. Materi tersebut dirancang agar mampu menyesuaikan pola komunikasi dengan karakter peserta didik tanpa mengurangi nilai-nilai disiplin kepolisian.

Baca Juga:  Hari Juang Polri, Kapolda Sulteng Ajak Personel Perkuat Semangat Pengabdian untuk Masyarakat

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai tantangan pengasuhan terhadap Generasi Z beserta nilai-nilai yang menjadi perhatian generasi tersebut. Pemahaman itu diharapkan dapat membantu membangun hubungan yang lebih positif dan produktif dengan para siswa.

Pelatihan turut diisi dengan materi konseling dan keterampilan komunikasi efektif bagi konselor. Di samping itu, Bagian Psikologi Ro SDM Polda Sulteng juga memperkenalkan aplikasi Tinombala Sulteng sebagai media pelaporan kondisi psikologis siswa di sehingga proses pemantauan dapat dilakukan secara lebih terstruktur.

Baca Juga:  Tutup Ruang Gerak Radikal, Tim Alfa 2 Ops Madago Raya Masifkan Patroli Hutan Pegunungan di Poso

Kabag Psikologi Ro SDM Polda Sulteng Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., Psikolog, mengatakan dan tenaga pendidik memiliki peran strategis dalam mendampingi perkembangan mental maupun karakter siswa selama menjalani pendidikan. Karena itu, kemampuan memahami kondisi psikologis peserta didik harus terus ditingkatkan agar pembinaan berjalan secara optimal.

“ dan tenaga pendidik harus mampu menjadi konselor yang memahami kondisi psikologis siswa, sehingga pembinaan dapat berjalan lebih efektif dan mendukung terbentuknya personel Polri yang profesional serta berintegritas,” tandasnya.

banner

Komentar