Pengasuh SPN Polda Sulteng Didorong Kuasai Komunikasi Efektif dan Pendekatan Psikologis

-News-
oleh

PALU NESIA – Biro SDM Polda melalui Bagian Psikologi menggelar kegiatan Peningkatan Kemampuan Konselor Polri bagi pengasuh dan tenaga pendidik Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SPN Polda pada Selasa (14/7/2026) itu bertujuan meningkatkan kompetensi para pengasuh dalam memberikan pendampingan psikologis kepada selama menjalani pendidikan.

Kegiatan tersebut diikuti para pengasuh dan tenaga pendidik (gadik) SPN Polda Sulteng. Melalui ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai peran konselor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembentukan karakter sekaligus kesehatan mental siswa.

Baca Juga:  Refleksi Akhir Tahun, 57 Personel Polda Sulteng Dipecat, 137 Dapat Penghargaan

dipimpin oleh Kepala Bagian Psikologi Ro SDM Polda Sulteng, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., Psikolog, bersama staf dan mahasiswa magang. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sejumlah sesi pembelajaran yang mengedepankan pendekatan psikologi dalam proses pembinaan.

Salah satu materi yang diberikan membahas karakteristik Generasi Z serta strategi komunikasi yang efektif dari sudut pandang psikologi. Materi tersebut dirancang agar pengasuh mampu menyesuaikan pola komunikasi dengan karakter peserta didik tanpa mengurangi nilai-nilai disiplin kepolisian.

Baca Juga:  Cegah Tempat Pelatihan Terorisme, Satgas Madago Raya Intensif Patroli Hutan dan Pegunungan di Poso

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai tantangan pengasuhan terhadap Generasi Z beserta nilai-nilai yang menjadi perhatian generasi tersebut. Pemahaman itu diharapkan dapat membantu pengasuh membangun hubungan yang lebih positif dan produktif dengan para siswa.

turut diisi dengan materi konseling dan keterampilan komunikasi efektif bagi konselor. Di samping itu, Bagian Psikologi Ro SDM Polda juga memperkenalkan aplikasi Tinombala Sulteng sebagai media pelaporan kondisi psikologis di SPN sehingga proses pemantauan dapat dilakukan secara lebih terstruktur.

Baca Juga:  18 Teroris Ditangkap Jelang Nataru Kebanyakan di Provinsi Jawa Tengah

Kabag Psikologi Ro SDM Polda Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., Psikolog, mengatakan pengasuh dan tenaga pendidik memiliki peran strategis dalam mendampingi perkembangan mental maupun karakter siswa selama menjalani pendidikan. Karena itu, kemampuan memahami kondisi psikologis peserta didik harus terus ditingkatkan agar pembinaan berjalan secara optimal.

“Pengasuh dan tenaga pendidik harus mampu menjadi konselor yang memahami kondisi psikologis siswa, sehingga pembinaan dapat berjalan lebih efektif dan mendukung terbentuknya personel Polri yang profesional serta berintegritas,” tandasnya.

banner

Komentar