Biro SDM Polda Sulteng Bekali Perwira Baru SIP 55 Lewat Tindak Lanjut Profile Klinis Psikologi

-News-
oleh

PALU NESIA – Biro SDM Sulawesi Tengah melalui Bagian Psikologi menggelar kegiatan tindak lanjut Profile Klinis Psikologi (PKP) bagi baru lulusan SIP 55 Polda . Kegiatan berlangsung di Ruang Presisi Biro SDM Polda Sulteng pada Rabu (8/7/2026) sebagai bagian dari setelah menyelesaikan pendidikan perwira.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulteng, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., , didampingi Penata I Welly Salote bersama personel Bagian Psikologi. Seluruh peserta mengikuti sesi pembekalan dan asesmen sebagai upaya menjaga kesiapan mental kepribadian dalam menjalankan tugas kepolisian.

Baca Juga:  Wujudkan Asta Cita Presiden, Satgas Madago Raya Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif

Dalam penyampaian materinya, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif menegaskan bahwa kondisi mental yang sehat harus berjalan beriringan dengan kemampuan teknis yang dimiliki setiap anggota Polri. Menurutnya, kualitas moral menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter perwira yang bertanggung jawab.

Ia juga mengatakan, anggota Polri yang memiliki moral baik akan lebih mudah mengedepankan sikap , , serta mampu memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut harus terus dipelihara sejak awal penugasan sebagai perwira.

Baca Juga:  Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-69, Dirlantas Polda Sulteng: Momentum Evaluasi Kinerja

Lebih lanjut, Kabag Psikologi menjelaskan sejumlah indikator yang positif, seperti mampu mengendalikan emosi, menjalin hubungan yang baik, berpikir rasional saat mengambil keputusan, serta memiliki motivasi dan produktivitas kerja yang konsisten.

Sebaliknya, ia mengingatkan adanya sejumlah gejala yang dapat menjadi tanda menurunnya kesehatan mental. Di antaranya sulit tidur, mudah terpancing emosi, mengalami kecemasan, kehilangan semangat bekerja, sulit berkonsentrasi, hingga muncul perasaan tidak berarti dalam lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Utamakan Teguran, Dirlantas Polda Sulteng Tegaskan Tidak Ada Penindakan Tilang

Menurutnya, mengenali tanda-tanda tersebut sejak dini menjadi langkah penting agar personel dapat segera memperoleh pendampingan psikologis. Dengan demikian, kondisi yang dialami tidak berkembang dan berdampak terhadap pelaksanaan tugas maupun kehidupan pribadi.

Melalui tindak lanjut PKP ini, Biro SDM Polda Sulteng berharap para perwira baru SIP 55 mampu menjaga kesehatan mental, memperkuat integritas, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada institusi dan masyarakat seiring dengan tanggung jawab baru yang diemban.

banner

Komentar