Biro SDM Polda Sulteng Bekali Perwira Baru SIP 55 Lewat Tindak Lanjut Profile Klinis Psikologi

-News-
oleh

PALU NESIA – Biro SDM Tengah melalui Bagian menggelar kegiatan tindak lanjut Profile Klinis Psikologi () bagi perwira baru lulusan SIP 55 Polda Sulteng. Kegiatan berlangsung di Ruang Presisi Biro SDM Polda Sulteng pada Rabu (8/7/2026) sebagai bagian dari pembinaan personel setelah menyelesaikan pendidikan perwira.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulteng, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., , didampingi Penata I Welly Salote bersama personel Bagian Psikologi. Seluruh peserta mengikuti sesi dan asesmen sebagai upaya menjaga kesiapan mental kepribadian dalam menjalankan tugas kepolisian.

Baca Juga:  Kapolri Sebut 30.878 Personel Polri Bertahap akan Dipindahkan ke IKN

Dalam penyampaian materinya, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif menegaskan bahwa kondisi mental yang sehat harus berjalan beriringan dengan kemampuan teknis yang dimiliki setiap anggota Polri. Menurutnya, kualitas menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter perwira yang bertanggung jawab.

Ia juga mengatakan, anggota Polri yang memiliki moral baik akan lebih mudah mengedepankan sikap profesional, objektif, serta mampu memberikan pelayanan yang kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut harus terus dipelihara sejak awal penugasan sebagai perwira.

Baca Juga:  Lalui Medan Ekstrem, Satgas Madago Raya Bersama BTOF Beri Makan Bergizi Gratis di Dua Desa Terpencil

Lebih lanjut, Kabag Psikologi menjelaskan sejumlah indikator mental yang positif, seperti mampu mengendalikan emosi, menjalin hubungan sosial yang baik, berpikir rasional saat mengambil keputusan, serta memiliki motivasi dan produktivitas kerja yang konsisten.

Sebaliknya, ia mengingatkan adanya sejumlah gejala yang dapat menjadi tanda menurunnya kesehatan mental. Di antaranya sulit tidur, mudah terpancing emosi, mengalami kecemasan, kehilangan semangat bekerja, sulit berkonsentrasi, hingga muncul perasaan tidak berarti dalam lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Polda Sulteng Pastikan Kasus Pemerasan dan Pengancaman oleh SSF Segera Dituntaskan

Menurutnya, mengenali tanda-tanda tersebut sejak dini menjadi langkah penting agar personel dapat segera memperoleh pendampingan . Dengan demikian, kondisi yang dialami tidak berkembang dan berdampak terhadap pelaksanaan tugas maupun kehidupan pribadi.

Melalui tindak lanjut PKP ini, Biro SDM Polda Sulteng berharap para perwira baru SIP 55 mampu menjaga kesehatan mental, memperkuat integritas, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada institusi dan masyarakat seiring dengan tanggung jawab baru yang diemban.

banner

Komentar