Perkuat Kolaborasi, Satgas Madago Raya Ajak Pelajar Tolak Paham Radikalisme di Parimo

-News, Pendidikan-
oleh

PALU NESIA – Upaya pencegahan paham radikalisme terus diperkuat II Preemtif Ops Madago Raya melalui pendekatan langsung ke . Pada Sabtu (6/12/2025), personel Satgas Binmas mendatangi para siswa SMA Negeri 1 Balinggi di Dusun 2, Desa Balinggi, Kecamatan Sausu, Moutong.

Kegiatan ini dipimpin AKP Zulkufran selaku Kasat Binmas, didampingi Aiptu Arwin Abubakar. Keduanya hadir untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan pesan edukasi kamtibmas bagi para pelajar.

Baca Juga:  Momentum HUT RI ke-80, Kapolda Sulteng Serahkan Bantuan Mesin Jahit ke Istri Eks Napiter di Poso

AKP Zulkufran menjelaskan bahwa menjadi salah satu lingkungan yang harus mendapat perhatian khusus, karena pelajar rentan terpapar informasi keliru, terutama dari . Karena itu, edukasi langsung dianggap efektif untuk membangun kesadaran bersama.

Dalam sesi dialog, Satgas Madago Raya mengajak para siswa untuk memahami bahaya paham radikalisme dan intoleransi yang bisa merusak keharmonisan. Mereka menekankan bahwa pelajar memiliki posisi strategis sebagai di masyarakat.

Baca Juga:  90 TPS Sangat Rawan di Sulteng, Ini Pola Pengamanannya!

Ketua OSIS SMA Negeri 1 Balinggi, Yoga Dova, turut dilibatkan dalam pertemuan tersebut. Satgas Madago Raya mendorong OSIS untuk menjadi motor penggerak dalam menjaga keamanan lingkungan sekolah dan mengkampanyekan .

Yoga Dova mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Satgas Madago Raya. Menurutnya, pelajar memang perlu mendapat pemahaman langsung tentang ancaman radikalisme agar tidak mudah terpengaruh.

Baca Juga:  Resmi! Jokowi Lantik Jenderal Agus Subiyanto Jabat Panglima TNI

Ia menyebut bahwa OSIS siap berkolaborasi dengan Satgas Madago Raya dalam menciptakan kegiatan positif dan memperkuat solidaritas antar-siswa. Yoga menegaskan bahwa SMA Negeri 1 Balinggi berkomitmen menjaga sekolah tetap aman dan kondusif.

Satgas Madago Raya berharap sinergi dengan pihak sekolah dapat terus berlanjut. Mereka menilai peran pelajar sangat penting dalam menjaga stabilitas wilayah serta mencegah penyebaran paham yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

banner

Komentar