Perkuat Kolaborasi, Satgas Madago Raya Ajak Pelajar Tolak Paham Radikalisme di Parimo

-News, Pendidikan-
oleh

PALU NESIA – Upaya pencegahan paham radikalisme terus diperkuat Satgas II Preemtif Ops melalui pendekatan langsung ke generasi muda. Pada Sabtu (6/12/2025), personel Satgas Binmas mendatangi para siswa SMA Negeri 1 Balinggi di Dusun 2, Desa Balinggi, Kecamatan , Kabupaten .

Kegiatan sambang ini dipimpin AKP Zulkufran selaku Kasat Binmas, didampingi Aiptu Arwin Abubakar. Keduanya hadir untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan pesan bagi para pelajar.

Baca Juga:  Peduli Sesama, Polda Sulteng Berbagi 9.540 Paket Sembako untuk Anggota dan Masyarakat

AKP Zulkufran menjelaskan bahwa menjadi salah satu lingkungan yang harus mendapat perhatian khusus, karena pelajar rentan terpapar informasi keliru, terutama dari . Karena itu, edukasi langsung dianggap efektif untuk membangun kesadaran bersama.

Dalam sesi dialog, Satgas Madago Raya mengajak para siswa untuk memahami bahaya paham radikalisme dan yang bisa merusak keharmonisan. Mereka menekankan bahwa pelajar memiliki posisi strategis sebagai di masyarakat.

Baca Juga:  4 Personel Polda Sulteng Ikut Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah, Ini Tugasnya!

Ketua OSIS SMA Negeri 1 Balinggi, Yoga Dova, turut dilibatkan dalam pertemuan tersebut. Satgas Madago Raya mendorong peran OSIS untuk menjadi motor penggerak dalam menjaga keamanan lingkungan sekolah dan mengkampanyekan nilai toleransi.

Yoga Dova mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Satgas Madago Raya. Menurutnya, pelajar memang perlu mendapat pemahaman langsung tentang ancaman radikalisme agar tidak mudah terpengaruh.

Baca Juga:  Jelang HUT Humas Polri, Polda Sulteng Ajak Generasi Muda Ikuti Berbagai Lomba Kreatif

Ia menyebut bahwa OSIS siap berkolaborasi dengan Satgas Madago Raya dalam menciptakan kegiatan positif dan memperkuat solidaritas antar-siswa. Yoga menegaskan bahwa SMA Negeri 1 Balinggi berkomitmen menjaga sekolah tetap dan kondusif.

Satgas Madago Raya berharap sinergi dengan pihak sekolah dapat terus berlanjut. Mereka menilai peran pelajar sangat penting dalam menjaga stabilitas wilayah serta mencegah penyebaran paham yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

banner

Komentar