Perkuat Kolaborasi, Satgas Madago Raya Ajak Pelajar Tolak Paham Radikalisme di Parimo

-News, Pendidikan-
oleh

NESIA – Upaya pencegahan paham radikalisme terus diperkuat Satgas II Preemtif Ops Madago Raya melalui pendekatan langsung ke generasi muda. Pada Sabtu (6/12/), personel Satgas Binmas mendatangi para SMA Negeri 1 Balinggi di Dusun 2, Desa Balinggi, Kecamatan Sausu, Moutong.

Kegiatan sambang ini dipimpin AKP Zulkufran selaku Kasat Binmas, didampingi Aiptu Arwin Abubakar. Keduanya hadir untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan pesan edukasi bagi para pelajar.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Sambangi Warga di Tolai Barat, Ajak Jaga Kamtibmas

AKP Zulkufran menjelaskan bahwa sekolah menjadi salah satu lingkungan yang harus mendapat perhatian khusus, karena pelajar rentan terpapar informasi keliru, terutama dari media sosial. Karena itu, edukasi langsung dianggap efektif untuk membangun kesadaran bersama.

Dalam sesi dialog, mengajak para siswa untuk memahami bahaya paham radikalisme dan intoleransi yang bisa merusak keharmonisan. Mereka menekankan bahwa pelajar memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan di .

Baca Juga:  Rapat Pokja Polda Sulteng Bahas Inovasi Pengurusan SKBN melalui Rekam Medis Elektronik

Ketua OSIS SMA Negeri 1 Balinggi, Yoga Dova, turut dilibatkan dalam pertemuan tersebut. Satgas Madago Raya mendorong OSIS untuk menjadi motor penggerak dalam menjaga keamanan lingkungan sekolah dan mengkampanyekan nilai toleransi.

Yoga Dova mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Satgas Madago Raya. Menurutnya, pelajar memang perlu mendapat pemahaman langsung tentang ancaman radikalisme agar tidak mudah terpengaruh.

Baca Juga:  Jaga Netralitas, Polda Sulteng Akan Tunda Penanganan Kasus Pidana Terkait Cakada

Ia menyebut bahwa OSIS siap berkolaborasi dengan Satgas Madago Raya dalam menciptakan kegiatan positif dan memperkuat solidaritas antar-siswa. Yoga menegaskan bahwa SMA Negeri 1 Balinggi berkomitmen menjaga sekolah tetap aman dan kondusif.

Satgas Madago Raya berharap sinergi dengan pihak sekolah dapat terus berlanjut. Mereka menilai peran pelajar sangat penting dalam menjaga wilayah serta mencegah penyebaran paham yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

banner

Komentar