Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Pemuda Parigi Jaga Toleransi Antarumat Beragama

-News-
oleh

Palu Nesia – Upaya memperkuat sinergitas dengan masyarakat terus dilakukan II Preemtif Madago Raya. Kali ini, tim menyambangi tokoh di Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (2/10/2025).

Kasat Binmas Polres Parigi Moutong AKP Zulkufran, bersama Aiptu Arwin AB memimpin langsung tersebut. Keduanya bertemu dengan tokoh pemuda setempat, Pame, untuk menyampaikan pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat ().

Baca Juga:  Semarak Hari Bhayangkara, Kapolda Sulteng Ajak Lestarikan Alam, Tanam 1.000 Pohon dan Tebar 15.000 Ikan

Dalam kesempatan itu, AKP Zulkufran mengajak pemuda untuk lebih terhadap situasi kamtibmas di lingkungannya. Menurutnya, pemuda memiliki peran penting sebagai agen perubahan dan penggerak di tengah masyarakat.

Selain , Satgas II Preemtif juga menekankan pentingnya wawasan kebangsaan. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu radikalisme, intoleransi, maupun hoaks yang berpotensi memecah persatuan.

Baca Juga:  Tim Voli Putra Putri Polda Sulteng Lolos Zona 6 Kapolri Cup 2024

“Kami ingin masyarakat, khususnya pemuda, menjadi pelopor dalam menjaga dan persaudaraan antarumat beragama. Dengan begitu, suasana aman dan kondusif bisa terus terjaga di Parigi,” kata AKP Zulkufran.

Tokoh pemuda Kelurahan Loji, Pame menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut. Ia menilai langkah turun langsung menemui masyarakat bisa mempererat hubungan sekaligus meningkatkan rasa kebersamaan dalam menjaga keamanan wilayah.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Donor Darah untuk Warga Penderita Gagal Ginjal dan Paru-paru di Poso

“Terima kasih kepada Satgas Madago Raya. Kami mendukung penuh pelaksanaan operasi tahap IV tahun 2025 ini, dan siap bekerja sama menjaga ketertiban di Parigi Moutong,” ucap Pame.

Kegiatan sambang ini menjadi bagian dari upaya preemtif Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Harapannya, yang terbangun dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tengah.

banner

Komentar