Cegah Pengaruh Negatif, Satgas Madago Raya Edukasi Siswa Poso Soal Wawasan Kebangsaan

-News, Pendidikan-
oleh

Upaya mencegah masuknya paham dan intoleran di kalangan pelajar terus digencarkan Satgas II Preemtif . Kali ini, tim Da'i Kamtibmas Polri menggelar kegiatan penyuluhan di SMA Negeri 1 , Rabu (8/10/).

Kegiatan tersebut bertujuan membentengi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat mengancam persatuan dan keamanan bangsa, terutama di Poso yang menjadi salah satu wilayah pelaksanaan .

Penyuluhan disampaikan langsung oleh Tim Da'i Polri yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi. Ketiganya menyampaikan sejumlah materi penting terkait pembentukan karakter dan kesadaran hukum di kalangan pelajar.

Baca Juga:  Peningkatan Kemampuan Imam Masjid, Upaya Satgas Madago Raya Mencegah Paham Radikalisme di Sigi

Dalam kesempatan itu, Da'i Polri Ipda Ilham Sriwan mengajak pelajar untuk selalu menaati peraturan lalu lintas, menjauhi narkoba, serta menghindari perilaku menyimpang seperti pergaulan bebas dan judi online.

Tak lupa, Ia juga menekankan bahaya laten paham radikalisme dan intoleransi yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman tentang nilai-nilai bela negara dan pentingnya menumbuhkan rasa cinta tanah air. Menurut Ipada Ilham Sriwan, generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI dari ancaman ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Tebar Semangat Nasionalisme Lewat Upacara dan Bagi Alat Belajar ke Siswa SD di Poso

Kepala SMA Negeri 1 Poso, Hermanto, menyampaikan dan terima kasih kepada Tim Da'i Polri Ops Madago Raya. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk membuka wawasan pelajar agar lebih waspada terhadap ancaman ideologi berbahaya.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Polri, khususnya Tim Da'i Madago Raya. Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang menyesatkan,” ujar Hermanto.

Antusiasme pelajar terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Para siswa aktif berdialog dan mengajukan pertanyaan seputar topik yang dibahas, terutama tentang cara mengenali ciri-ciri penyebaran paham radikalisme di lingkungan sekolah dan media sosial.

Baca Juga:  Sambang Sekolah, Satgas Madago Raya Bangun Kesadaran Kamtibmas di SMKN 1 Toribulu

Melalui kegiatan penyuluhan ini, Satgas II Preemtif Ops Madago Raya berharap para pelajar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, berakhlak, serta mampu membentengi diri dari pengaruh negatif di era digital.

Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah , khususnya di lingkungan pendidikan, guna menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat semangat persatuan di wilayah Sulawesi Tengah.

banner

Komentar