Satgas Madago Raya  Serahkan Bantuan Pupuk Pertanian kepada Eks Napiter di Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Upaya deradikalisasi terhadap mantan narapidana terus dijalankan Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya di Kabupaten Poso. Tim kembali melakukan pendekatan persuasif dengan mendatangi binaan di Desa Masani, Dusun , Kecamatan Poso Pesisir, Kamis (17/9/2025).

AKP Risdiyanto memimpin langsung kegiatan tersebut, dengan memberikan bantuan berupa pupuk pertanian. Ia menemui Imran alias Imron, seorang eks yang pernah terlibat terorisme pada 2014 silam. Setelah bebas, Imran memilih hidup tenang dengan bertani kopi di kampungnya.

Baca Juga:  Polemik Pertambangan Ilegal, Polda Sulteng: Perlu Pendekatan Komprehensif Selesaikan Masalah

Kepada petugas, Imran menegaskan komitmennya untuk tidak kembali ke jalan kekerasan. Ia berjanji mendukung penuh program Satgas Madago Raya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Poso Pesisir.

“Kalau ada penyebaran paham radikalisme atau ajaran yang menentang Pancasila, saya siap melaporkannya. Saya ingin kampung ini aman,” tutur Imran.

Selain berbicara soal bahaya radikalisme, Imran juga menyampaikan kegelisahannya terkait kenakalan dan maraknya penyalahgunaan narkoba di lingkungannya. 

Baca Juga:  96 Anggota Geng Motor Resahkan Warga Palu Diringkus, 84 Berstatus Pelajar

Menurutnya, masalah tersebut berpotensi memicu keterlibatan anak muda dalam aksi radikalisme maupun tindak kriminal lain jika tidak segera ditangani.

Imran menyampaikan apresiasi kepada Satgas Operasi Madago Raya yang rutin hadir dan membangun komunikasi dengan masyarakat. Menurutnya, kedekatan aparat dengan warga adalah kunci mencegah pengaruh buruk masuk ke wilayah Poso Pesisir.

AKP Risdiyanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan aktivitas warga binaan eks napiter berjalan normal, sekaligus mengumpulkan informasi dari masyarakat terkait potensi gangguan kamtibmas.

Baca Juga:  Da'i Polri Sambangi Imam Masjid Nurul Salam, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Lawan Radikalisme

“Langkah ini penting agar kami bisa mengambil tindakan lebih cepat jika ada gejala penyebaran paham ,” ujarnya.

Ia menambahkan, deradikalisasi menjadi bagian penting dari Operasi Madago Raya dalam menjaga stabilitas keamaan khususnya Kabupaten Poso. 

“Kami ingin mengajak eks napiter kembali sepenuhnya hidup normal di tengah masyarakat, sekaligus menjadi agen perdamaian di lingkungannya,” pungkasnya.

banner

Komentar