Satgas Madago Raya Perkuat Pendekatan Humanis dengan Eks Napiter di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Upaya deradikalisasi terus dilakukan Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya. Melalui pendekatan humanis dan persuasif, melaksanakan kegiatan silaturahmi kepada warga binaan eks napiter di Kecamatan , Kabupaten Poso, Kamis (4/9/).

Kegiatan ini dipimpin langsung Kanit Binmas Polsek Poso Pesisir, Ipda Ramlin. Ia mendatangi kediaman warga binaan, yakni Anwar Rifai alias Ustadz Reza dan Rafli alias Abi Yusuf, yang tinggal di Dusun Tamanjeka, , Jalan Trans Sulawesi.

Baca Juga:  Silaturahmi Dai Polri dan Tokoh Agama, Jaga Kedamaian Jelang PSU di Parigi Moutong

Dalam pertemuan tersebut, Ipda Ramlin menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas. Ia mengajak warga binaan, khususnya eks napiter, untuk ikut menjaga keamanan lingkungan sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat sekitar dalam menolak paham radikal.

“ eks napiter sangat penting. Kami berharap mereka bisa menjadi agen perdamaian agar situasi tetap aman dan kondusif,” kata Ipda Ramlin.

Baca Juga:  Jelang Tahap Pendaftaran Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur, Satgas Preventif OMP Tinombala 2024 Intensifkan Kegiatan Patroli

Rafli, salah satu warga binaan yang sempat bergabung kelompok MIT, kini kembali hidup bersama keluarga dan bekerja sebagai petani. Ia menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat membuat warga merasa lebih tenang.

“Kehadiran sangat dibutuhkan. Dengan begini, masyarakat merasa aman dalam beraktivitas sehari-hari,” ujar Rafli.

Sementara itu, warga di Dusun Tamanjeka juga mengaku semakin terbuka terhadap pihak kepolisian. Mereka menyatakan siap bekerja sama dalam mendukung Operasi Madago Raya untuk mencegah munculnya potensi gangguan keamanan.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Pimpin Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolres, Tekankan Profesionalisme Layani Masyarakat

Melalui sambang silaturahmi ini, menegaskan pentingnya kemitraan dengan masyarakat. Harapannya, langkah tersebut dapat memperkuat stabilitas keamanan di Poso sekaligus menutup penyebaran paham radikalisme di .

banner

Komentar