Safari Kamtibmas, Kaops Madago Raya Ajak Santri Ponpes Miftahul Khair Jaga Keutuhan Bangsa

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air dan memperkuat jiwa nasionalisme, Kombes Pol. Heni Agus Sunandar, S.I.K., M.H., melakukan kegiatan dan bersama Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khair, Ustadz Efendi di Tojo Una-Una, Selasa (9/9/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Madago Raya didampingi Kasat Binmas AKP Agus Habibi serta Dai Kamtibmas Bripda Yudhi Pratama Djunu. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan.

Baca Juga:  Razia Intens, Upaya Satgas Madago Raya Cegah Peredaran Senpi dan Bahan Peledak di Poso

Kaops Madago Raya menyampaikan maksud kedatangannya, yakni mengajak seluruh elemen pesantren untuk bersama-sama menjaga diri dari paham dan intoleransi. 

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran santri akan nilai kebangsaan dan semangat persatuan bangsa.

“Pesantren adalah garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus kebangsaan. Karena itu, kita perlu bergandengan tangan agar tidak ada ruang bagi paham yang bisa memecah belah persatuan,” kata Kombes Heni.

Baca Juga:  Gema Pelajar Cinta NKRI, SMAN 1 Balinggi Juara Lomba PBB, Mina Juara di Lomba Pidato Madago Raya

Dalam kesempatan itu, Kombes Heni juga mengingatkan pentingnya menjaga dan ketertiban di lingkungan masyarakat demi keutuhan bangsa.

Menurutnya, situasi kondusif hanya bisa tercapai jika semua pihak bersinergi, termasuk kalangan pesantren. Ia berharap hubungan ini bisa terus terjalin harmonis ke depannya.

Sementara itu, Ustadz Efendi selaku pimpinan Ponpes Miftahul Khair menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut. Ia menyatakan dukungan penuh bersama Polri dalam menjaga persatuan dan keamanan di Tojo Una-Una.

Baca Juga:  Momentum HUT RI ke-80, Kapolda Sulteng Serahkan Bantuan Mesin Jahit ke Istri Eks Napiter di Poso

Selain menyampaikan pesan kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan silaturahmi antara aparat dan kalangan pesantren. 

Melalui kegiatan ini, berkomitmen untuk terus menggandeng seluruh elemen masyarakat, khususnya pesantren, dalam menanamkan nilai persaudaraan, toleransi, dan cinta tanah air demi terwujudnya keamanan dan kedamaian di wilayah Sulawesi Tengah.

banner

Komentar