Safari Kamtibmas, Kaops Madago Raya Ajak Santri Ponpes Miftahul Khair Jaga Keutuhan Bangsa

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air dan memperkuat jiwa nasionalisme, Kombes Pol. Heni Agus Sunandar, S.I.K., M.H., melakukan kegiatan bersama Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khair, Ustadz Efendi di Kabupaten , Selasa (9/9/).

Dalam kunjungan tersebut, Kaops Madago Raya didampingi Kasat Binmas AKP Agus Habibi serta Dai Bripda Yudhi Pratama Djunu. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan.

Baca Juga:  Jelang Paskah, Satgas Madago Raya Intensif Sambang Patroli Kamtibmas di Poso

Kaops Madago Raya menyampaikan maksud kedatangannya, yakni mengajak seluruh elemen pesantren untuk bersama-sama menjaga diri dari paham radikalisme dan intoleransi. 

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran santri akan nilai dan semangat persatuan bangsa.

“Pesantren adalah garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus kebangsaan. Karena itu, kita perlu bergandengan tangan agar tidak ada ruang bagi paham yang bisa memecah belah persatuan,” kata Kombes Heni.

Baca Juga:  STIA Panca Marga Palu dan Polda Sulteng Bersinergi Wujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Dalam kesempatan itu, Kombes Heni juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan demi keutuhan bangsa.

Menurutnya, situasi kondusif hanya bisa tercapai jika semua pihak bersinergi, termasuk kalangan pesantren. Ia berharap hubungan ini bisa terus terjalin harmonis ke depannya.

Sementara itu, Ustadz Efendi selaku pimpinan Ponpes Miftahul Khair menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut. Ia menyatakan dukungan penuh bersama Polri dalam menjaga persatuan dan keamanan di Tojo Una-Una.

Baca Juga:  Lewat Khutbah Jumat, Dai Polri Ajak Jamaah Masjid di Poso Tingkatkan Iman dan Taqwa

Selain menyampaikan pesan kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan silaturahmi antara aparat kepolisian dan kalangan pesantren. 

Melalui kegiatan ini, berkomitmen untuk terus menggandeng seluruh elemen masyarakat, khususnya pesantren, dalam menanamkan nilai persaudaraan, toleransi, dan cinta tanah air demi terwujudnya keamanan dan kedamaian di wilayah Tengah.

banner

Komentar