Viral Caleg di Donggala Minta Pindahkan Makam, Ini Penjelasan Polda Sulteng!

-News-
oleh

Seorang calon legislatif (caleg) di Donggala, , membuat geger publik dengan permintaannya untuk memindahkan makam dari lahan keluarganya sendiri. Permintaan ini muncul setelah caleg tersebut mendapatkan perolehan suara yang kecil pada Pemilu 2024.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, Caleg yang berinisial MR ini mengaku kecewa dengan hasil perolehan suaranya di sembilan Tempat Pemungutan Suara () di kelurahan Kabonga Besar hanya meraup 165 suara.

Baca Juga:  Polda Sulteng Tegaskan Oknum Caleg di Palu Tak Terlibat Peredaran Narkoba, Hanya Saksi!

Saat di konfirmasi, Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari membenarkan adanya pembongkaran makam keluarga di kelurahan Kabonga Besar Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

“Iya, benar ada kejadian itu. Kami sudah menerima dari warga,” kata Sugeng kepada di ruang kerjanya, Senin (19/2/2024).

Sugeng menyebut, informasi ini bermula pada hari sabtu 17 Februari 2024, istri dari pada salah satu anggota calon legistatif salah satu partai yang kebutulan menjadi Caleg di DPRD Kabupaten Donggala mendatangi keluarganya Surejo dengan meminta supaya kuburan Almarhum Sahlan Bin Lamoge yang tahun 2019 untuk dipindahkan, sebutnya.

Baca Juga:  Ditlantas Polda Sulteng Gelar Bakti Religi di Rumah Ibadah Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-69

Sehingga dari pihak keluarga Almarhum karena ada desakan yang apabila tidak dilaksanakan, mereka juga akan diusir dari yang mereka tinggali. Menanggapi hal tersebut pihak keluarga Almarhum langsung berkordinasi dengan pihak kelurahan soal pemindahan makam tersebut, tambahnya.

“Jarak pemindahan makam tersebut hanya berjarak 20 meter dari lokasi sebelumnya,” ucap Sugeng.

Baca Juga:  5 Partai Politik di Sulawesi Tengah Berhak Usung Calon Secara Mandiri

Sugeng mengungkapkan, terkait dengan kekesalan pihaknya belum bisa menyimpulkan karena perhitungan suara masih berlangsung atau belum berakhir. Hanya karena ada hal-hal sangat prinsip menurut mereka, sehingga pihak keluarga langsung memindahkan makam tersebut, tandasnya.

banner

Komentar