Safari Kamtibmas, Kaops Madago Raya Ajak Santri Ponpes Miftahul Khair Jaga Keutuhan Bangsa

-News, Religi-
oleh

Nesia – Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air dan memperkuat jiwa nasionalisme, Kaops Madago Raya Kombes Pol. Heni Agus Sunandar, S.I.K., M.H., melakukan kegiatan bersama Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khair, Ustadz Efendi di Tojo Una-Una, Selasa (9/9/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Kaops Madago Raya didampingi Kasat Binmas AKP Agus Habibi serta Dai Bripda Yudhi Pratama Djunu. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan.

Baca Juga:  Sinergi TNI-Polri Sambangi Warga, Tangkal Paham Radikal di Poso Pesisir

Kaops Madago Raya menyampaikan maksud kedatangannya, yakni mengajak seluruh elemen pesantren untuk bersama-sama menjaga diri dari paham radikalisme dan intoleransi. 

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran akan nilai dan semangat persatuan bangsa.

“Pesantren adalah garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus kebangsaan. Karena itu, kita perlu bergandengan tangan agar tidak ada ruang bagi paham yang bisa memecah belah persatuan,” kata Kombes Heni.

Baca Juga:  Periksa 13 Saksi, Polisi Duga Anggota Polres Manado Tewas Bunuh Diri

Dalam kesempatan itu, Kombes Heni juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan demi keutuhan bangsa.

Menurutnya, situasi kondusif hanya bisa tercapai jika semua pihak bersinergi, termasuk kalangan pesantren. Ia berharap hubungan ini bisa terus terjalin harmonis ke depannya.

Sementara itu, Ustadz Efendi selaku pimpinan Ponpes Miftahul Khair menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut. Ia menyatakan dukungan penuh bersama Polri dalam menjaga persatuan dan keamanan di Tojo Una-Una.

Baca Juga:  Hari Ini, Seluruh Capres dan Cawapres Diundang KPK

Selain menyampaikan pesan kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan silaturahmi antara aparat dan kalangan pesantren. 

Melalui kegiatan ini, Satgas Madago Raya berkomitmen untuk terus menggandeng seluruh elemen masyarakat, khususnya pesantren, dalam menanamkan nilai persaudaraan, toleransi, dan cinta tanah air demi terwujudnya keamanan dan di wilayah Sulawesi Tengah.

banner

Komentar