Kaops Madago Raya Hadiri Seminar Ilmiah Bertajuk Transformasi Ideologi bersama Ratusan Eks JI di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia bertajuk Transformasi Ideologi Jalan Menuju Wasathiyah, Membangun Kesadaran Baru Ideologi Sehat dan Moderat digelar di salah satu hotel di Poso, Minggu (7/9/).

Seminar ilmiah ini turut diikuti sekitar 130 eks anggota Jamaah Islamiyah (JI) dari tiga Kabupaten yakni Poso, Tojo Una-Una, dan .

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Kasatgaswil Densus 88 AT Kombes Pol Januario Jose Morais, Madago Raya Kombes Pol Agus Heni Sunandar, Wakil Bupati Poso H. Suharto Kandar.

Selain itu, turut hadir Ketua MUI Poso KH Arifin Tuamaka, hingga perwakilan ormas Islam seperti Muhammadiyah dan Alkhairat. Hadir pula eks pimpinan Jamaah Islamiyah Indonesia, Ustadz Para Wijayanto.

Baca Juga:  Perkuat Silahturahmi, Dinas Kominfo Santik Sulteng Gelar Halal BI Halal

Dalam sambutannya, Kasatgaswil Densus 88 AT Sulteng Kombes Pol Januario Jose Morais menekankan, pentingnya transformasi ideologi untuk membangun kesadaran baru yang lebih sehat dan moderat.

Ia mengingatkan agar masa lalu tidak menjadi sekat, melainkan pelajaran berharga untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, Ketua MUI Poso KH Arifin Tuamaka menegaskan pentingnya mengedepankan Islam wasathiyah atau moderat dalam kehidupan berbangsa. Menurutnya, paham yang mengklaim hanya dirinya yang benar harus ditinggalkan.

Baca Juga:  Selama Beroperasi di Sulteng, Penipuan Trading Investasi Raup Hasil 4,9 Miliar dari Warga Malaysia

“Islam moderat adalah jalan tengah yang membawa , keadilan, dan persatuan,” ujarnya.

Wakil Bupati Poso H. Suharto Kandar juga menyampaikan atas terselenggaranya seminar ini. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting memperkuat kerukunan di daerah yang plural seperti Poso.

“Moderasi beragama adalah fondasi penting menjaga harmoni di tengah keragaman etnis, budaya, dan keyakinan masyarakat Poso,” katanya.

Selain sambutan, acara juga diisi dengan pemutaran film refleksi setahun pembubaran JI, pemaparan konsep Rumah Wasathiyah, serta sesi problem solving bersama Ustadz Para Wijayanto.

Baca Juga:  Cegah Penyimpangan Pelajar, Satgas Madago Raya Gelar Sosialisasi di SMPN 2 Poso Pesisir

Diskusi interaktif itu menjadi ruang bagi eks-JI untuk berbagi pengalaman sekaligus menguatkan mereka kembali ke pangkuan NKRI.

Kaops Madago Raya, Kombes Pol Agus Heni Sunandar, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan yang mendorong eks-JI bertransformasi menuju ideologi moderat.

“Kami berharap melalui seminar ini, para mantan anggota JI benar-benar meninggalkan paham radikal dan kembali aktif berkontribusi positif bagi masyarakat serta bangsa. Satgas Madago Raya akan terus hadir mendampingi agar Poso semakin damai dan kondusif,” pungkasnya.

banner

Komentar