Jaga Stabilitas Keamanan, Satgas Madago Raya Intensifkan Razia Kendaraan di Poso

-News-
oleh

– Empat pos keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah operasi khusus Kabupaten terus memperketat pengawasan terhadap peredaran barang . Barang yang menjadi fokus pengawasan di antaranya senjata api, , amunisi, hingga barang terlarang lainnya.

Keempat pos kamtibmas tersebut berada di , Kalora, Masamba, dan . Seluruhnya menjadi lokasi strategis pengawasan III Preventif Operasi Madago Raya dalam mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah Poso dan sekitarnya.

Baca Juga:  Moderasi Beragama, Satgas Madago Raya Gelar Peningkatan Kemampuan Pendeta di Poso

Setiap hari, pos kamtibmas melakukan razia kendaraan yang melintas di jalur strategis. Razia ini dilakukan secara ketat untuk mengantisipasi masuknya senjata ilegal organik, rakitan, bahan peledak, maupun barang berbahaya lainnya yang berpotensi digunakan oleh kelompok tidak bertanggung jawab.

Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K.,M.Si, yang juga menjabat sebagai Dansat Brimob , mengatakan kegiatan razia tersebut merupakan langkah pencegahan dini. Tujuannya agar wilayah Poso tetap aman dan kondusif dari ancaman keamanan.

Baca Juga:  Penerimaan Calon Taruna Akpol T.A 2024 dimulai, Cek Syaratnya!

“Razia dilakukan setiap hari secara rutin. Kami ingin memastikan tidak ada celah masuknya barang berbahaya yang dapat mengganggu stabilitas keamanan masyarakat,” ujar Kombes Kurniawan, Selasa (23/9/2025).

Ia menambahkan, pengawasan di empat pos kamtibmas itu dilakukan dengan sistem berlapis. Personel diturunkan untuk memeriksa kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan angkutan barang yang berpotensi digunakan sebagai sarana penyelundupan.

Baca Juga:  Lewat Podcast Presisi, KA SPN Polda Sulteng Ulas Transformasi Pendidikan Polri Melalui Kurikulum OBE

Selain razia, personel pos kamtibmas juga menggencarkan patroli dialogis untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Cara ini diharapkan dapat mendorong warga ikut berperan aktif memberikan informasi jika menemukan adanya aktivitas mencurigakan.

“Keamanan tidak bisa hanya dijaga oleh aparat. Kami butuh serta masyarakat. Informasi sekecil apapun sangat berharga untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” pungkasnya.

banner

Komentar