Dai Kamtibmas Polri Ajak Tokoh Pemuda Masigi Bersatu Lawan Paham Radikalisme

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme terus digencarkan Satgas II Preemtif melalui Tim Da'i Polri melaksanakan kegiatan dan silaturahmi bersama di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Parigi Moutong, Kamis (25/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, hadir tiga Da'i Kamtibmas Polri yakni Aiptu Erwin L, Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham. Mereka secara langsung menyampaikan pesan-pesan , serta mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.

Baca Juga:  Polda Sulteng Kerahkan 3.030 Personel, Amankan Mudik Lebaran 2024

Dai Kamtibmas Polri, Aiptu Erwin L menjelaskan, pemuda dan remaja merupakan kelompok yang paling mudah dipengaruhi oleh paham-paham yang menyesatkan. 

Karena itu, kata Aiptu Erwin, sinergi dengan tokoh masyarakat dan pemuda sangat dibutuhkan dalam menjaga lingkungan dari ancaman penyebaran paham radikalisme.

“Pemuda jangan mudah terpengaruh dengan ajakan yang menyesatkan. Jika ada informasi sekecil apapun terkait indikasi paham radikalisme, segera disampaikan agar bisa dicegah bersama,” ujar Aiptu Erwin.

Sementara itu, Aiptu Zulham menegaskan, bahwa kegiatan sambang silaturahmi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. 

Baca Juga:  Iman dan Taqwa jadi Benteng, Dai Polri Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian di Poso

Ia berharap kedekatan yang terjalin bisa memperkuat benteng dalam menghadapi paham yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Tokoh pemuda setempat, Alfian, menyampaikan atas kedatangan Tim Da'i Polri. Ia menegaskan kesiapannya untuk mendukung Satgas dalam mencegah dan menangkal masuknya paham radikalisme dan intoleransi di lingkungan Kelurahan Masigi.

“Kami sangat berterima kasih atas silaturahmi ini. Insyaallah kami para pemuda siap mendukung dan menjaga lingkungan agar tetap aman, , serta terbebas dari paham berbahaya,” kata Alfian. 

Baca Juga:  Libatkan 256 Personel Gabungan, Polda Sulteng Perpanjang Operasi Madago Raya 2025 Tahap IV

Dengan adanya kolaborasi antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan generasi muda dinilai menjadi kunci dalam membangun ketahanan sosial. 

Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat persatuan dan kerukunan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

banner

Komentar