Tokoh Masyarakat Torue Dukung Satgas Madago Raya Jaga Kondusifitas Jelang Hari Kemerdekaan RI

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

– Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Tim Da'i Polri Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya kembali mengintensifkan kegiatan sambang dan silaturahmi ke warga masyarakat di wilayah operasi.

Salah satunya dilakukan di Desa Torue, Parigi Moutong, pada Minggu (3/8/2025), dengan menyasar setempat sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan.

Dalam kegiatan ini, tiga personel Da'i meliputi Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham, bertemu langsung dengan Hasan, salah satu masyarakat yang memiliki penting di lingkungan setempat. Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan sarat pesan kebangsaan.

Baca Juga:  Ketua FKUB Sulteng Apresiasi Doa Bersama Wujud Keseriusan Polri Ciptakan Pemilu Aman, Damai dan Sejuk

Tim Da'i Polri mengajak Tokoh masyarakat untuk turut berperan aktif mengimbau warga untuk meramaikan peringatan kemerdekaan dengan memasang Bendera di depan rumah masing-masing.

Hal ini dianggap penting sebagai bentuk nasionalisme dan penghormatan atas perjuangan para pahlawan.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Tim Da'i juga menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran paham-paham radikalisme yang tidak sejalan dengan Pancasila serta UUD 1945.

Baca Juga:  Da'i Polri dan Pengurus Masjid Muhajirin Bersatu Tolak Paham Radikal dan Intoleran di Poso

Tokoh masyarakat Hasan menyambut baik ajakan tersebut dan menyampaikan apresiasinya atas perhatian Polri terhadap masyarakat. Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya Satgas Madago Raya dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami siap bersama Polri, khususnya dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan menjaga desa kami dari pengaruh-pengaruh negatif,” kata Hasan.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Sembelih 3 Hewan Kurban di Poskotis Tokorondo, Daging Dibagikan ke Warga

Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya Satgas II Preemtif untuk menggandeng masyarakat sebagai mitra dalam membangun ketahanan dan memperkuat semangat kebangsaan di wilayah operasi.

Melalui kegiatan rutin ini, Polri berharap tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan suasana damai, sekaligus menjadi benteng pertama terhadap masuknya paham ekstrem yang merongrong persatuan bangsa.

banner

Komentar