Satgas Madago Raya Perkuat Sinergi dengan Warga Binaan di Tamanjeka

-News-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya intensif melaksanakan kegiatan deradikalisasi untuk menetralisir situasi terkait keberadaan eks narapidana terorisme (napiter) dan simpatisan di wilayah Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso. Upaya ini dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Pada Jumat (8/8/), Poso Pesisir Iptu Risdiyanto bersama personel Satgas Madago Raya melaksanakan kegiatan silaturahmi di Dusun Tamanjeka, Desa Masani. Mereka bertemu langsung dengan binaan , Ali Sannang.

Baca Juga:  Wakapolda Sulteng Tekankan Lima Nilai Dasar Bela Negara pada Hari Bela Negara ke 76

Ali Sannang merupakan warga Dusun Tamanjeka yang pernah terlibat kasus terorisme di wilayah Poso Pesisir pada tahun 2014. Setelah menjalani proses hukum, ia kembali menetap di kampung halamannya dan kini berprofesi sebagai petani kopi.

Dalam pertemuan tersebut, Ali Sannang menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya Satgas Operasi Madago Raya dalam memulihkan keamanan, menciptakan situasi kondusif, serta menangkal penyebaran paham radikalisme, anti-Pancasila, dan khilafatul muslimin.

Baca Juga:  Atraksi Polisi Cilik Morowali Utara Jadi Bintang di Hari Bhayangkara ke-80 Polda Sulteng

Ali Sannang juga berjanji akan melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi kegiatan mencurigakan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Satgas Madago Raya yang telah meluangkan waktu bersilaturahmi.

Ia menambahkan, selain bahaya radikalisme, ada persoalan lain yang patut menjadi perhatian aparat, yakni kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, dua hal itu berpotensi menjadi pintu masuk paham radikalisme dan pelanggaran hukum lainnya jika tidak diantisipasi.

Baca Juga:  Polwan Polda Sulteng Gelar Sarasehan bersama Tokoh Perempuan di Palu Jelang Hari Jadi ke-76

Dalam kesempatan itu, Satgas Madago Raya turut mendorong serta warga binaan untuk ikut memeriahkan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan tahun 2025. Keterlibatan mereka diharapkan menjadi bagian dari proses yang positif.

Selain berdialog, tim Satgas juga menampung berbagai keluhan dan aspirasi warga setempat untuk ditindaklanjuti. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat antara masyarakat dan aparat dalam menjaga keamanan wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso.

banner

Komentar