10 Malam Terakhir Ramadhan, Da’i Kamtibmas Polri Gelar Safari Tausyiah di Sejumlah Masjid

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam rangka mengisi 10 malam terakhir bulan Ramadhan 1445 Hijriah, Da'i Kamtibmas Polri Polda Sulawesi Tengah () menggelar safari di sejumlah masjid di Kabupaten Sigi dan Parigi Moutong.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Tim Da'i Kamtibmas Polri yang dipimpin oleh Aiptu Zulham mengunjungi beberapa masjid di wilayah Parigi Moutong dan Sigi, antara lain:

  • di Desa Lebo, Kecamatan Parigi
  • Masjid Al-Jihad Kelurahan, Tinggede Kecamatan Marawola
Baca Juga:  Beri Layanan Kesehatan Personel Pam TPS, Ini Kata Dokter Ipda Fiona

Dalam tausyiahnya Aiptu Zulham mengajak, masyarakat untuk meningkatkan kualitas di 10 malam terakhir Ramadhan agar mendapatkan malam Lailatul Qadr, serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, Senin (1/4/2024).

Ia juga menyampaikan beberapa pesan kamtibmas, antara lain:

Pertama, Meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian dan perampokan.

Kedua, Tidak menggunakan knalpot bogar yang dapat mengganggu ketenangan di masyarakat.

Ketiga, Menjaga kondusifitas di lingkungan tempat tinggal.

Keempat, Pencegahan Paham Intoleran dan Radikal yang menyimpang dari Ajaran Agama.

Baca Juga:  Tangis Ibu Pecah Saat Ceritakan Dugaan Kekerasan yang Dialami Putrinya oleh Oknum Polisi di Tegal

Ia menyebut, Paham radikalisme merupakan paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, serta dapat membahayakan keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Aiptu Zulham mengajak kepada para jamaah untuk meningkatkan pemahaman tentang agama yang benar serta menanamkan nilai- dan moderasi beragama.

“Mari bersama-sama kita jaga NKRI dari bahaya paham intoleran dan radikalisme,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Lebo bersama Al Fathu beserta jamaah menyambut baik kegiatan safari tausyiah ini.

Kepala Desa Lebo, Hamsin mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat, serta mencegah paham intoleran dan radikalisme, ujarnya.

Baca Juga:  Meriahkan HUT RI, Satgas Madago Raya Gelar Berbagai Lomba Rakyat di Poso

Kades Lebo juga berharap, kegiatan ini dapat terus dilakukan di tahun-tahun berikutnya.

Sementara itu, Kasubsatgas AKP Basirun Laele mengatakan, bahwa kegiatan safari tausyiah ini merupakan salah satu bentuk upaya Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, serta memberikan mental dan spiritual kepada masyarakat.

Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan Polri dengan masyarakat, serta mencegah paham intoleran dan radikalisme guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sulteng.

banner

Komentar