Satgas Madago Raya Edukasi Warga Desa Banano Soal Bahaya Paham Radikalisme

-News, Pendidikan-
oleh

Nesia – Upaya menjaga dan memperkuat persatuan masyarakat terus dilakukan II Preemtif Operasi Madago Raya. Pada Kamis (14/8/), personel Satgas mendatangi warga Desa Banano, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-una, untuk melakukan tatap muka langsung.

Dalam kegiatan sambang ini, Bripka Jabbar Abu menyapa warga satu per satu. Kehadiran mereka disambut hangat, menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana menyampaikan imbauan kamtibmas.

Baca Juga:  Penguatan Moderasi Beragama di Desa Borone, Upaya Satgas II Preemtif Cegah Radikalisme

Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya saling menghormati antarwarga, menjaga antarumat beragama, dan menciptakan lingkungan yang aman. Bripka Jabbar mengingatkan bahwa adalah kunci agar kehidupan masyarakat tetap tenteram.

Tak hanya soal keamanan sehari-hari, Bripka Jabbar juga mengajak masyarakat waspada terhadap potensi penyebaran paham . Masyarakat diimbau tidak ragu memberikan informasi kepada aparat jika menemukan tanda-tanda masuknya ideologi yang mengancam persatuan.

“Kami berharap semua warga menjadi bagian dari penjaga keamanan. Bersama-sama, kita bisa mencegah masuknya paham yang dapat memecah belah bangsa,” kata Bripka Jabbar Abu.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Minta 129 Siswa Bintara Polri Disiplin Selama Ikut Pendidikan

Warga setempat memberikan respon positif. Salah satunya datang dari Sidiq yang mengapresiasi langkah . Ia menegaskan kesiapannya mendukung penuh upaya menjaga situasi kamtibmas di Desa Banano.

“Kami akan bersinergi dengan aparat untuk mencegah paham intoleran dan radikalisme. Desa kami harus tetap damai,” ujarnya.

Dengan kehadiran Satgas II Preemtif di tengah masyarakat, diharapkan rasa kebersamaan dan kepercayaan antara warga dan aparat semakin terjalin erat. Langkah ini bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat benteng toleransi di desa-desa.

Baca Juga:  Pendaftar Terakhir, Anwar Hafid-Reny Lamadjido Ikut Meramaikan Pemilihan Gubernur Sulteng

Komitmen bersama antara aparat dan masyarakat menjadi kunci terciptanya wilayah yang damai, bebas dari pengaruh paham radikal, dan tetap berada dalam bingkai persatuan .

banner

Komentar