Rohaniawan Kamtibmas Polri Beri Edukasi Pelajar soal Toleransi dan Mitigasi Bencana di Poso

-News, Pendidikan-
oleh

Nesia – Satgas II Preemtif Operasi terus melakukan pendekatan persuasif guna menjaga situasi tetap kondusif. Lewat kegiatan , personel Kamtibmas Polri menyambangi pelajar di Poso.

Pada Sabtu (23/8/), Aiptu Halput Tarusu, S.Th menggelar tatap muka dengan siswa-siswi 2 Lage, Desa Malei, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun penuh .

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Halput memperkenalkan peran rohaniawan Polri dalam mencegah paham radikalisme dan intoleransi yang berpotensi merusak persatuan bangsa. Ia mengajak pelajar agar tumbuh sebagai generasi yang terbuka dan menghargai perbedaan.

Tak hanya itu, Aiptu Halput juga memberikan penyuluhan (binluh) bertema “Mitigasi Bencana”. Materi ini disampaikan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan para pelajar dalam menghadapi potensi bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.

Baca Juga:  253 Personel TNI-Polri Perkuat Satgas Madago Raya Tahap III di Sulteng

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai toleransi dan pentingnya hidup rukun sejak dini. Harapannya, tercipta lingkungan sekolah yang damai serta situasi kamtibmas yang semakin kondusif,” ujar Aiptu Halput.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka aktif berdialog dan memberikan pertanyaan seputar materi yang disampaikan. Tak sedikit dari mereka mengaku baru pertama kali mendapatkan pemahaman langsung dari aparat keamanan.

Baca Juga:  Ikut Upacara di SMPN 1 PPU, Satgas Madago Raya Bagi Alat Tulis ke Pelajar

Ucapan terima kasih juga datang dari guru pendamping, Agustina Limbong, Ia menyampaikan atas inisiatif Satgas Madago Raya yang dinilai sangat bermanfaat bagi pembentukan karakter siswa di sekolah.

“Ini sangat positif. Anak-anak jadi paham pentingnya toleransi dan juga bagaimana bersikap saat bencana. Semoga kegiatan seperti ini rutin dilakukan,” kata Agustina.

banner

Komentar