Pembersihan Sekolah Rusak Akibat Gempa di Ueralulu Jadi Prioritas Satgas Madago Raya

-News, Pendidikan-
oleh

Nesia – Setelah gempa bumi berkekuatan 6,0 magnitudo yang mengguncang Desa Ueralulu, Kecamatan Poso Pesisir pada 2025 lalu, sejumlah pihak bergerak cepat melakukan tanggap darurat. 

III Preventif Operasi Madago Raya bersama setempat melakukan pembersihan puing-puing bangunan yang rusak, khususnya di SD/SMP Satap Desa Ueralulu.

Kegiatan ini melibatkan personel dari Pos Kamtibmas Tamanjeka serta Tim Alfa 1 dan Alfa 2, yang secara bersama-sama membersihkan reruntuhan bangunan, termasuk meja dan kursi yang terdampak gempa. 

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Pimpin Operasi Aman Tinombala, 914 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla

Aksi ini diinisiasi atas arahan Dansat Brimob Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K.,M.Si yang juga menjabat sebagai III Preventif .

Dansat Brimob menyebut, bangunan sekolah yang terdampak cukup parah memerlukan penanganan segera agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu lebih lama. Langkah ini juga bertujuan meminimalisir risiko kecelakaan akibat reruntuhan yang masih berserakan.

“Kami berkomitmen membantu masyarakat dan memastikan proses belajar mengajar bisa segera berjalan kembali dengan aman dan nyaman. Pembersihan ini menjadi langkah awal pemulihan -bencana,” ujar Kombes Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/8/2025).

Baca Juga:  Anggota DPRD Sulteng Serahkan Senjata Rakitan Temuan Warga ke Satgas Madago Raya

Kombes Kurniawan menambahkan, selain pembersihan, tim gabungan juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana, terutama gempa bumi. 

“Pendekatan ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran untuk lebih sigap dan waspada dalam situasi darurat,” ucapnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif, Syawal Tikara, guru SDN 2 Tokorondo Ueralulu mengatakan, kehadiran tim gabungan sangat membantu mempercepat proses pembersihan pasca-bencana.

Baca Juga:  Dukung Stabilitas Pasca PSU, Polda Sulteng Gelar MBG Mandiri di SDN 2 Sausu

“Evakuasi material reruntuhan ini penting agar dapat kembali belajar dengan nyaman walaupun harus menggunakan teras bangunan yang masih layak,” ungkapnya.

Dengan koordinasi yang baik antara aparat keamanan, tim gabungan, dan masyarakat, proses pemulihan pasca-gempa di Desa Ueralulu diharapkan dapat berjalan lancar dan cepat, sehingga aktivitas pendidikan dan kehidupan masyarakat kembali normal.

banner

Komentar