Momentum HUT RI ke-80, Kapolda Sulteng Serahkan Bantuan Mesin Jahit ke Istri Eks Napiter di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Usai memimpin upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Irjen Pol Dr. Agus Nugroho bersama Daerah Sulteng, Ny. Fera Agus Nugroho, menyerahkan sosial kepada masyarakat.

Penyerahan sosial kepada masyarakat dilakukan secara simbolis di lapangan Dusun Tamanjeka, Kabupaten Poso, Minggu (17/8/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulteng memberikan delapan unit mesin jahit kepada istri mantan eks napiter. Selain itu, tiga puluh lima paket sembako juga disalurkan untuk masyarakat sekitar. ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam momentum peringatan HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 RI.

Baca Juga:  Cetak Sejarah! Polda Sulteng Ungkap 60 Kilogram Sabu Jaringan Internasional di Donggala

mesin jahit tersebut diberikan kepada istri mantan eks napiter yang sebelumnya telah mengikuti Pelatihan Berbasis Masyarakat Kejuruan Menjahit.

Pelatihan itu digagas oleh Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Poso, yang digelar sebulan lalu.

Kapolda Sulteng, Irjen Pol Dr. Agus Nugroho mengatakan, pemberian tersebut merupakan bentuk nyata dukungan kepolisian kepada masyarakat, khususnya keluarga mantan eks napiter. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Poso.

Baca Juga:  Jelang Pilkada, Karo Ops Polda Sulteng Ingatkan Netralitas Polri Harga Mati

“Kami ingin masyarakat bisa mandiri secara ekonomi dan tidak kembali ke masa lalu yang kelam. Dengan adanya pelatihan dan ini, diharapkan bisa membuka peluang usaha baru,” ujar Irjen Agus Nugroho.

Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong program-program pemberdayaan perempuan khususnya di Kabupaten Poso.

Menurutnya, keterampilan menjahit dapat menjadi modal penting bagi ibu rumah tangga untuk menambah penghasilan keluarga.
Warga penerima menyambut baik langkah tersebut.

Baca Juga:  Gelar Mukerwil X, Wakil Bupati Poso Apresiasi Peran Wahdah Islamiyah Dalam Menjaga Persatuan

Mereka mengaku bantuan mesin jahit sangat bermanfaat untuk mendukung keterampilan yang telah diperoleh dalam pelatihan. Dengan mendapatkan bantuan tersebut, mereka berencana akan membuka usaha jahit kecil-kecilan di rumah masing-masing.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan proses reintegrasi sosial istri mantan eks napiter di Poso dapat berjalan lebih baik. Selain meningkatkan kesejahteraan, program ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat persatuan dan menjaga keamanan di wilayah Sulawesi Tengah.

banner

Komentar